Laba Bank Danamon (BDMN) Naik 33% pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh 12%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp2,4 triliun pada semester I 2026, meningkat 33% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kinerja tersebut ditopang pertumbuhan penyaluran kredit dan penghimpunan dana nasabah yang tetap solid.
Berdasarkan laporan kinerja keuangan hingga 30 Juni 2026, total kredit dan trade finance konsolidasian Danamon tumbuh 12% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp230,1 triliun. Sementara itu, total dana pihak ketiga (giro, tabungan, dan deposito) meningkat 14% YoY menjadi Rp181,7 triliun.
Direktur Utama Danamon Nobuya Kawasaki mengatakan perseroan terus menjalankan strategi pertumbuhan berkelanjutan dengan memperkuat sinergi dalam ekosistem One Financial Group bersama MUFG.
"Sepanjang semester pertama 2026, Danamon konsisten merealisasikan fokus strategis untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan memperkuat kolaborasi dalam ekosistem finansial grup. Kami optimistis memasuki paruh kedua tahun ini dengan fondasi keuangan yang kuat dan manajemen risiko yang mengedepankan prinsip kehati-hatian," ujar Nobuya dalam keterangan resmi, Kamis (30/7/2026).
Baca Juga
Imbas Ketidakpastian Global, Bank Danamon (BDMN) Bersiap Sesuaikan RBB 2026
Pertumbuhan kredit terutama ditopang oleh lini Enterprise Banking and Financial Institution yang meningkat 19% YoY menjadi Rp109,7 triliun, disertai pertumbuhan pada segmen SME Banking, Consumer Banking, dan anak usaha Danamon.
Di sisi profitabilitas, pendapatan operasional naik 7% YoY menjadi Rp12,6 triliun, dengan net interest margin (NIM) tercatat sebesar 8,1%.
Kualitas aset juga tetap terjaga. Hingga akhir Juni 2026, rasio loan at risk (LAR) turun menjadi 7,8%, membaik 263 basis poin dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, rasio pencadangan kredit bermasalah (NPL coverage ratio) berada di level 282,4%.
Baca Juga
Selain membukukan kinerja keuangan yang positif, Danamon juga memperkuat transformasi menjadi Satu Grup Finansial (One Financial Group) melalui penyertaan modal di PT Home Credit Indonesia (HCI) yang efektif pada 24 Juni 2026.
Melalui aksi korporasi tersebut, Danamon resmi menjadi Pemegang Saham Pengendali (PSP) HCI sebagai bagian dari pembentukan perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) Operasional dan Konglomerasi Keuangan MUFG di Indonesia.
Perseroan menilai sinergi tersebut akan memperkuat kemampuan grup dalam menyediakan solusi keuangan yang lebih terintegrasi dan mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
