Kredit Digital Tumbuh, Bank Raya (AGRO) Raih The Social Financing Excellence Award di Best Bank 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) meraih penghargaan The Social Financing Excellence Award dalam ajang Best Bank 2026 yang diselenggarakan Investortrust.id di Hotel Aryaduta, Jakarta, Senin, (6/7/2026). Penghargaan khusus tersebut diberikan sebagai apresiasi atas komitmen perseroan dalam mendorong pembiayaan yang inklusif melalui transformasi digital.
Penghargaan ini turut ditopang oleh kinerja bisnis yang solid. Pada kuartal I-2026, Bank Raya membukukan penyaluran kredit digital sebesar Rp 8,14 triliun atau tumbuh 29% secara tahunan (year on year/yoy). Perseroan optimistis bisnis digital akan tetap menjadi motor pertumbuhan hingga akhir 2026.
Kinerja tersebut juga menopang hasil keuangan perseroan. Bank Raya mencatat laba bersih sebesar Rp 6,79 miliar, dengan Net Interest Margin (NIM) meningkat menjadi 5,78% dari 4,87% pada periode yang sama tahun sebelumnya, atau naik 91 basis poin, seiring optimalisasi aset produktif dan pengelolaan biaya dana yang lebih efisien.
Sejalan dengan transformasi digital, porsi kredit digital Bank Raya meningkat menjadi 45,6% dari sebelumnya 32,1%. Sementara outstanding kredit digital mencapai Rp 3,14 triliun atau tumbuh 33,1% secara tahunan.
Likuiditas dan permodalan perseroan juga tetap kuat, tercermin dari Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 81,64%, Liquidity Coverage Ratio (LCR) 442,55%, Net Stable Funding Ratio (NSFR) 164,71%, serta Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 41,80% per Maret 2026.
Baca Juga
Bank Raya (AGRO) Hadirkan Promo QRIS dan Kartu Debit Digital di Lala Market Vol.11
Dalam ajang Best Bank 2026, Investortrust.id menetapkan 21 bank sebagai penerima penghargaan, terdiri atas 18 bank terbaik berdasarkan kategori modal inti (KBMI) serta tiga penerima penghargaan khusus (Special Award).
Tim juri terdiri atas Soebowo Musa (Head MBA Programme Swiss German University), Hans Kwee (Co-Founder PasarDana), Irman Zahiruddin (Chairman General Banking Kadin Indonesia), serta CEO PT Investortrust Indonesia Sejahtera (Investortrust.id) Primus Dorimulu.
Soebowo Musa menyatakan, sektor perbankan memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas sistem keuangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui inovasi layanan, penguatan tata kelola, dan strategi pembiayaan yang inkslusif, perbankan nasional berkontribusi dalam membiayai berbagai sektor produktif dan mendukung ketahanan ekonomi.
Namun, saat ini industri perbankan nasional tengah dihadapkan pada tantangan yang tak ringan, mulai dari persoalan belum pulih sepenuhnya perekonomian nasional pasca Covid-19, kompetisi perebutan likuiditas, hingga tingkat permodalan sejumlah bank di kelompok tertentu yang masih menjadi ganjalan.
Di sisi lain, bank juga dituntut untuk membiayai industri yang berkelanjutan serta mendukung program-program prioritas pemerintah.
“Sementara itu di level global, tantangannya berupa peningkatan eskalasi geopolitik global yang mengganggu supply chain industri, serta tingkat suku bunga tinggi yang memiliki kecenderungan higher for longer,” ujar Soebowo.
Baca Juga
Bank Raya (AGRO) Permudah Pengelolaan Keuangan UMKM melalui Sak
Sementara itu, Primus Dorimulu selaku CEO PT Investortrust Indonesia Sejahtera (Investortrust.id) menyampaikan digelarnya ajang penghargaan Best Bank 2026 oleh Investortrust.id merupakan upaya untuk mendorong industri perbankan agar terus berkinerja baik kendati masih harus menghadapi sejumlah tantangan.
“Ajang Best Bank 2026 oleh Investortrust.id juga diharapkan bisa memberikan semacam dorongan positif dan motivasi bagi para bankir agar menjaga kinerja bank untuk tetap memberikan pelumas bagi pembangunan nasional lewat kreditnya, namun di sisi lain juga mampu bergerak ke arah sustainable financing,” ujar Primus Dorimulu.
