Bank Mandiri Klaim Jadi Market Leader Pendanaan Hijau
Jakarta, investortrust.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengklaim menjadi market leader di industri pendanaan hijau. Sebagai upaya untuk mendukung rencana pemerintah mewujudkan komitmen net zero emission (NZE) pada 2060, bank pelat merah ini konsisten menyalurkan pembiayaan berkelanjutan dan pembiayaan hijau.
Langkah itu sejalan dengan tren industri perbankan yang tengah berlomba mendukung penerapan environmental, social and governance (ESG), yang mengacu pada tujuan pembangunan berkelanjutan. Komitmen ini tidak hanya berbentuk program-program tanggung jawab perusahaan, tetapi juga dalam hal dukungan pembiayaan.
“Hingga kuartal ketiga 2023, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit ke sektor berkelanjutan sebesar Rp 253 triliun. Ini mencapai 24,9% dari total kredit,” ujar Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi, dalam acara Mandiri Sustainability Forum (MSF) 2023, Kamis (07/12/2023).
Baca Juga
Jokowi Targetkan Investasi Melonjak 17,86% Jadi Rp 1.650 Triliun, Tahun 2024
Dari nilai pendanaan ke sektor berkelanjutan tersebut, kata Darmawan, pembiayaan ke sektor hijau oleh Bank Mandiri telah mencapai Rp 122 triliun. Jumlah ini setara 12% penyaluran kredit di periode yang sama.
“Penyaluran green financing ini memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai market leader dengan pangsa sekitar 30% terhadap industri di sektor ramah lingkungan,” tutur Darmawan.
Sustainability Bond Tercatat Oversubscribed
Dari sisi pendanaan, lBank Mandiri telah menerbitkan sustainability bond sebesar US$ 300 juta, dengan 8,3 kali oversubscription rate. Perseroan juga mengklaim menjadi yang pertama di Indonesia melakukan ESG Repo Transaction dengan nilai mencapai US$ 500 juta.
Baca Juga
LPS Apresiasi Industri Perbankan di LPS Award 2023, Ini Jawaranya
"Di awal 2023, Bank Mandiri juga telah menerbitkan green bond tahap I sebesar Rp 5 triliun yang merupakan bagian dari rencana penawaran umum berkelanjutan (PUB), dengan target dana sebesar Rp 10 triliun. Obligasi ini merupakan implementasi Bank Mandiri untuk mendorong pembiayaan ke sektor kategori usaha berwawasan lingkungan, yang selaras dengan kebijakan regulator,” ujar Darmawan. (CR-13)

