OJK Dorong Penguatan Data dan SDM untuk Tingkatkan Kualitas Pembiayaan Lembaga Keuangan Mikro
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penguatan kualitas penyaluran pembiayaan oleh lembaga keuangan mikro (LKM), khususnya melalui peningkatan ketersediaan dan kualitas data dalam proses analisis kredit.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengungkapkan, keterbatasan data masih menjadi tantangan utama dalam penyaluran pembiayaan di segmen mikro.
“Ketersediaan dan kualitas data untuk mendukung analisis kredit pada segmen mikro menjadi salah satu tantangan dalam penyaluran pembiayaan LKM,” ujarnya, dalam jawaban tertulis, dikutip Senin (27/4/2026).
Baca Juga
Antisipasi Risiko Pembiayaan Digital, OJK Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa di Universitas Riau
“Mengingat, sebagian LKM masih memiliki keterbatasan kapasitas dalam pengembangan credit scoring,” sambung Agusman.
Untuk mengatasi hal tersebut, OJK mendorong LKM memanfaatkan akses terhadap Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) sebagai alat bantu dalam memperkuat proses analisis kredit. Pemanfaatan SLIK dinilai dapat meningkatkan akurasi dalam menilai profil risiko debitur.
Baca Juga
OJK Terbitkan POJK 41/2025, Atur Kantor Perwakilan Lembaga Keuangan Asing
Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi fokus utama. LKM didorong untuk memperkuat pemahaman terkait prinsip know your customer (KYC) serta menerapkan analisis kredit sederhana berbasis prinsip 5C, yaitu character, capacity, capital, condition, dan collateral.
“Selain itu, OJK juga tengah menyusun modul pembelajaran mandiri bagi LKM sebagai bagian dari implementasi roadmap LKM guna mendukung peningkatan kualitas penyaluran pembiayaan,” kata Agusman.
Sekadar informasi, penyaluran pembiayaan industri LKM mencapai Rp 1,01 triliun Februari 2026. Dengan nilai aset mencapai Rp 1,57 triliun di periode yang sama.

