Laporan Keberlanjutan Avia Avian (AVIA) Raih Peringkat A+ dari FIHRRST & MRI
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Laporan keberlanjutan PT Avia Avian Tbk (AVIA) meraih peringkat A+ dalam studi ‘2024 Sustainability Report Study of Indonesia Listed Companies’ oleh Foundation for International Human Rights Reporting Standards (FIHRRST) bersama Moores Rowland Indonesia (MRI).
Direktur Operasional dan Pengembangan Avia Avian, Robert Christian Tanoko menyampaikan, peringkat A+ menjadi pengakuan atas upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelaporan keberlanjutan (sustainability report) secara konsisten.
“Peringkat ini menjadi apresiasi atas komitmen Avian Brands dalam menghadirkan laporan keberlanjutan yang transparan dan akuntabel. Pada 2025, kami juga meluncurkan Avian Brands Sustainability Strategy, sebuah inisiatif strategis untuk menciptakan masa depan bisnis yang lebih baik dan berkelanjutan,” papar Robert secara tertulis, Jumat (13/3/2026).
Strategi itu menjadi langkah perusahaan dalam memperkuat praktik keberlanjutan di operasional perusahaan, serta memberikan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Peringkat dari FIHRRST dan MRI, menempatkan laporan keberlanjutan Avian Brands sebagai salah satu dari 16 laporan terbaik atau Top 6% dari total 263 perusahaan publik di Indonesia yang menjadi objek penilaian studi.
Baca Juga
Avia Avian (AVIA) Bukukan Laba Bersih Rp 1,74 Triliun pada 2025, Margin Tetap Kuat 21,5%
Robert menambahkan, peringkat A+ menjadikan laporan keberlanjutan Avian Brands sebagai salah satu laporan dengan kualitas pengungkapan terbaik, di antara perusahaan publik di Indonesia.
“Penilaian ini mencerminkan kelengkapan informasi yang disampaikan, transparansi kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG), serta keselarasan dengan standar pelaporan nasional dan internasional,” sambungnya.
Proses penilaian studi FIHRRST mengacu pada berbagai kerangka pelaporan global seperti Global Reporting Initiative (GRI Standards) dan standar pelaporan keberlanjutan dari International Financial Reporting Standards Foundation melalui IFRS S1 dan S2.
Penilaian juga mempertimbangkan kesesuaian dengan regulasi nasional yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan melalui POJK 51/2017, serta indikator IDX ESG Metrics.
Dalam studi tersebut, FIHRRST dan MRI mengangkat tema ‘Penguatan Tata Kelola’, Mereka menyoroti implementasi praktik good corporate governance, kebijakan anti-korupsi dan etika bisnis, penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam rantai nilai, serta transparansi dalam mengungkapkan risiko dan peluang terkait perubahan iklim.
Baca Juga
Avia Avian (AVIA) Kembali Masuk Daftar Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2025

