Program Yok Kita GAS BRI Kumpulkan Ratusan Juta Kilogram Sampah Sejak 2021
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui BRI Peduli mendorong Yok Kita GAS (Gerakan Kelola Sampah). Salah satu kegiatan terbaru BRI Peduli Yok Kita GAS adalah edukasi dan sosialisasi pengelolaan sampah di Bank Sampah Cantik Resik yang terletak di Kelurahan Jatikramat, Kota Bekasi, Jawa Barat, yang dilakukan bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional pada 21 Februari 2026 lalu.
Program Yok Kita GAS memperkenalkan inovasi pengelolaan sampah menjadi aneka produk dengan prinsip reduce, reuse, recycle, serta memberikan pemahaman tentang pengelolaan sampah yang baik seperti pentingnya memilah sampah rumah tangga.
Adapun Bank Cantik Resik sendiri merupakan bank sampah binaan BRI Peduli. Tahun ini BRI Peduli memberikan bantuan berupa dua unit komposter yang diharapkan bisa membantu mengelola sampah rumah tangga menjadi pupuk padat maupun cair, sehingga dapat mengurangi limbah yang dibuang ke TPA. Selain itu, BRI Peduli juga memberikan keranjang sampah anorganik dan peralatan lainnya untuk bank sampah tersebut.
“Pelaksanaan Program BRI Peduli Yok Kita GAS merupakan bentuk nyata kepedulian BRI membantu mengatasi permasalahan sampah dan menjaga keseimbangan lingkungan,” ujar Corporate Secretary BRI Dhanny dikutip dari situs resmi Bank BRI, Senin (9/3/2026).
Baca Juga
Program BRI Peduli Yok Kita GAS juga merupakan kontribusi BRI dalam Gerakan Indonesia ASRI atau inisiatif strategis yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan lingkungan serta penguatan partisipasi sosial.
Adapun, program BRI Peduli Yok Kita GAS di Bank Sampah Cantik Resik Kota Bekasi sudah mengumpulkan 95,7 kilogram sampah yang terdiri dari 8,18 kilogram sampah organik dan 87,52 kilogram sampah anorganik. Selain itu, bank sampah ini juga menghasilkan empat produk olahan sampah anorganik dan satu produk olahan sampah organik.
Dhanny menambahkan, BRI Peduli Yok Kita GAS memberikan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan bagi masyarakat di berbagai wilayah. Hal ini sejalan dengan komitmen BRI mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang tersirat dalam Pilar Pembangunan Sosial, Pilar Pembangunan Ekonomi, dan Pilar Pembangunan Lingkungan.
Sejak dimulai pada 2021, program BRI Peduli Yok Kita GAS sudah dilaksanakan di 117 lokasi di Indonesia yang tersebar di 45 bank sampah, 5 pasar tradisional, 44 kelurahan, 91 sekolah, 44 titik sungai, dan 25 titik penyebaran Collection Point Vending Machine.
Baca Juga
Hasilnya, BRI Peduli Yok Kita GAS berhasil mengumpulkan 519,98 juta kilogram sampah anorganik, 779,74 juta kilsampah organik, menghasilkan 1.003 liter pupuk organik cair, 24.025 unit pupuk kompos, 777 liter eco enzyme, serta potensi reduksi emisi gas rumah kaca sebesar 2.366.226,88 kilogram CO2e.
Program ini juga telah melakukan 12 jenis pelatihan manajemen sampah, serta menyalurkan 45 unit mesin pengolahan sampah, 43 jenis peralatan penunjang bank sampah, 44 unit kendaraan penunjang bank sampah, 3 unit rumah maggot, 249 unit tempat sampah, 50 unit komposter, 1.960 unit kantong pilah, serta 5 inovasi produk pengelolaan sampah.

