'Hands of Hope', Cara Danamon (BDMN) Bangun Empati dan Kesetaraan
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) menghadirkan inisiatif sosial bertajuk Hands of Hope melalui program keberagaman dan inklusi Danamon Berdaya Mengusung Kesetaraan (Dayatara) sebagai upaya memperkuat pemberdayaan penyandang disabilitas sekaligus membangun empati karyawan melalui keterlibatan langsung dan donasi sosial.
"Danamon menjalankan Hands of Hope sebagai bagian strategi keberagaman dan inklusi," kata Chief Human Capital and Operations Officer Danamon Evi Damayanti dalam keterangannya, Senin (29/12/2025).
Program yang melibatkan karyawan dalam donasi dan interaksi langsung dengan komunitas disabilitas ini memperkuat komitmen Danamon membangun ekosistem kerja dan sosial yang berkelanjutan.
Baca Juga
Bank Danamon (BDMN) Catat Kenaikan Laba 12% Jadi Rp 1,6 Triliun di Semester I 2025
Inisiatif ini melibatkan kolaborasi tim Sustainability Finance, serta komunitas Karyawan Danamon Peduli untuk menggalang donasi bagi Sekolah Luar Biasa (SLB) khusus Tunarungu dan Tunagrahita Sumber Budi, sekaligus mendukung keluarga karyawan Danamon yang memiliki disabilitas.
Dorongan Danamon memperkuat program inklusi ini sejalan dengan tantangan nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 mencatat jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai lebih 17,8 juta orang. Dari jumlah tersebut, sekitar sepertiga belum menamatkan pendidikan dasar, sementara tingkat partisipasi kerja penyandang disabilitas baru mencapai 23,94%.
"Dayatara dirancang untuk menyediakan kesempatan setara bagi seluruh individu lintas gender, generasi, agama, dan kondisi fisik. Melalui program ini, Danamon berupaya memastikan setiap individu memiliki peluang bertumbuh secara adil dan berdaya untuk berkontribusi secara bermakna bagi organisasi," kata Evi.
Hands of Hope diinisiasikan oleh peserta magang disabilitas yang mengikuti Dayatara Internship Program, strategi Danamon untuk menciptakan peluang kerja inklusif bagi penyandang disabilitas. Dayatara sendiri mengintegrasikan berbagai inisiatif keberagaman dan inklusi yang mencakup pelatihan, pengembangan karier, serta dukungan sosial bagi kelompok rentan sebagai bagian dari upaya membangun masa depan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan penggalangan donasi juga disertai sesi pembelajaran Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) bersama teman Tuli, interaksi dengan barista tuli dari Kopi Sunyi, serta penulisan pesan dan harapan di Pohon Harapan sebagai simbol empati dan solidaritas. Hasil donasi kemudian disalurkan kepada Sekolah Luar Biasa BC Sumber Budi di Petukangan, Jakarta Selatan. Bantuan tersebut mencakup dukungan dana operasional serta sarana pembelajaran dan keterampilan, antara lain speech trainer, mesin jahit, serta peralatan olahraga dan permainan edukatif.
Baca Juga
Danamon (BDMN) Dorong Pembiayaan Two Sudirman Residences, Hunian Mewah di Jantung Jakarta
“Hands of Hope bukan hanya tentang donasi, tetapi tentang keterlibatan aktif karyawan. Melalui inisiatif Hands of Hope, kami memberikan dukungan kepada komunitas disabilitas, sekaligus mengajak karyawan kami untuk terlibat aktif, berinteraksi, dan memahami keberagaman secara langsung,” kata Evi.
Dengan merangkul keberagaman dalam segala bentuknya, kata dia, Danamon berupaya membangun masa depan yang lebih kuat dan berkelanjutan dengan menghargai kekuatan unik dan perspektif beragam dari setiap individu.

