Dompet Dhuafa Luncurkan Angkatan 3 Program Menjahit Harapan di Medan
Poin Penting
|
MEDAN, Investortrust.id – Program Menjahit Harapan Dhuafa yang digagas oleh Dompet Dhuafa Waspada resmi memasuki angkatan ketiga pada Sabtu (20/9/2025). Peluncuran berlangsung di kantor Advokat Faisal O. Nasution, SH & Associates di Jl. Ahmad Yani No. 112, Kesawan, Medan, yang diwakafkan secara berjangka sebagai lokasi pelatihan. Program ini bertujuan membekali kaum dhuafa dengan keterampilan menjahit agar dapat mandiri secara ekonomi.
Kepala Dinas Sosial Pemerintah Kota Medan Khairudin Rangkuti menyambut baik inisiatif ini dan menilai program tersebut membantu pemerintah mengatasi kemiskinan. Ia menekankan bahwa keterbatasan anggaran pemerintah membuat kolaborasi dengan pihak nonpemerintah menjadi penting untuk menciptakan dampak sosial yang nyata.
Baca Juga
Bali Kebanjiran, Pos Hangat Dompet Dhuafa Jadi Titik Kumpul Penyintas
“Harapannya ini tidak hanya sampai angkatan ketiga, tetapi juga berlanjut ke angkatan selanjutnya,” ujar Khairudin dalam keetrangannya, Selasa (23/9/2025).
Pemilik gedung sekaligus Dewan Pembina Yayasan RSU Sufina Aziz, Sutan Abdul Aziz, menyampaikan apresiasinya karena lokasi yang sebelumnya milik keluarga kini bermanfaat bagi masyarakat. Ia berharap program pemberdayaan serupa dapat terus digelar di lokasi tersebut, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat sekitar.
Sekretaris Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Utara Kaswinata juga menyatakan dukungannya. Ia menegaskan bahwa MES siap bersinergi dengan Dompet Dhuafa Waspada dalam pendampingan, khususnya di bidang permodalan usaha. Hal ini diharapkan dapat membantu para peserta yang lulus pelatihan untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Baca Juga
Wirausaha Sejak Kuliah? Kantin Kontainer Dompet Dhuafa Siap Bantu
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada Sulaiman menjelaskan bahwa program ini dirancang agar peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga dukungan peralatan untuk memulai usaha. Mereka yang dinyatakan lulus akan memperoleh bantuan mesin jahit dan perlengkapan dasar untuk berwirausaha.
Pelatihan yang berlangsung selama 3 bulan ini diikuti oleh sepuluh peserta penerima manfaat. Selain belajar menjahit, peserta juga mendapatkan pembelajaran tahsin untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Dukungan dari RSU Sufina Aziz Medan, termasuk kehadiran direktur dan jajaran manajemen rumah sakit, semakin menegaskan komitmen kolaboratif lintas sektor untuk meningkatkan kualitas hidup kaum dhuafa.

