Berkat PLN dan Dompet Dhuafa, Generasi Muda Sinjai Siap Bersaing di Era Digital
Poin Penting
|
SINJAI, Investortrust.id – PLN Unit Induk Pembangunan Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi meresmikan program Pendidikan Literasi untuk Ekonomi Digital Desa Berdaya Sinjai pada Minggu (24/8/2025). Kegiatan ini berlangsung di kawasan Madaya, Desa Arabika, Kecamatan Sinjai Barat, Sulawesi Selatan dengan melibatkan pemangku kepentingan daerah dan ratusan penerima manfaat.
Program tersebut merupakan kolaborasi PLN melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bersama Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan. Fokusnya tidak hanya pada penguatan literasi digital, tetapi membangun kapasitas generasi muda agar mampu bersaing di era transformasi teknologi.
PLN UIP3B Sulawesi menjelaskan bahwa program ini mencakup beasiswa pendidikan, pelatihan persiapan masuk perguruan tinggi negeri, sekolah guru literasi, serta pembangunan sarana laboratorium digital.
Baca Juga
8 Tahun Tanpa Tergeser, Dompet Dhuafa Kembali Juara 'Top Brand Award'
Acara peresmian dihadiri Bupati Sinjai Ratnawati Arif, Kepala Dinas Pendidikan Irwan Suaib, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Mansyur, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Yuhadi Samad, serta jajaran tokoh masyarakat.
Bupati Sinjai menyatakan apresiasi atas inisiatif PLN dan Dompet Dhuafa. Menurutnya, program ini sejalan dengan agenda pembangunan SDM yang menjadi fokus pemerintah daerah.
“Kami sangat mendukung program pendidikan yang digagas PLN bersama Dompet Dhuafa. Fokus kita adalah membangun SDM yang cerdas, berdaya, dan mampu bersaing menuju Indonesia Maju. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata pemberdayaan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan,” tegas Ratnawati Arif dalam keterangannya, Senin (25/8/2025).
Kolaborasi pemberdayaan
General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, menekankan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada bisnis kelistrikan, tetapi juga mendorong kesejahteraan masyarakat melalui program sosial berkelanjutan.
“Di Desa Arabika ini, kami mengembangkan pemberdayaan petani kopi sekaligus memberikan dukungan di bidang pendidikan. Harapannya, kontribusi ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Fermi.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Heru Pandu Satrio, juga menekankan pentingnya kolaborasi jangka panjang untuk menghasilkan dampak nyata. “Dompet Dhuafa kini sudah berusia 32 tahun. Semangat kolaborasi untuk mendorong implementasi zakat modern perlahan kita wujudkan bersama di Sulawesi Selatan. Program pendidikan yang kita tanam hari ini adalah investasi untuk melahirkan generasi terbaik dari Sinjai. 10-15 tahun ke depan, kita berharap mereka akan membawa kebanggaan bagi kabupaten ini,” jelas Heru.
Sementara itu, local leader Kawasan Madaya Desa Berdaya Sinjai, Ramly Usman, menyebut program pendidikan literasi digital sebagai titik awal transformasi ekonomi masyarakat berbasis kopi.
Baca Juga
Asa di Flores Timur, Markets4you dan Dompet Dhuafa Beri Bantuan Penyintas Gunung Lewotobi
“Pemberdayaan kopi di Sinjai ibarat satu biji kopi membuka jalan beribu kebaikan bagi masyarakat desa berdaya. Tahun ini TJSL PLN UIP3B Sulawesi memberikan dukungan untuk Program Pendidikan Literasi, alhamdulillah ini akan menjadi jalan penerang dari mimpi menjadi kenyataan,” ujar Ramly.
Melalui peresmian ini, PLN dan Dompet Dhuafa menegaskan komitmen untuk menghadirkan program berbasis pendidikan, literasi, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan di Kabupaten Sinjai.

