Inovasi Pertamina Selamatkan Pesut Mahakam Bikin Menteri LH dan Dunia Kagum
Poin Penting
|
KUTAI KARTANEGARA, Investortrust.id – Program CSR unggulan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), anak usaha PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), yakni Konservasi Endemik Pesut Mahakam, disingkat Komik Pesut Mahakam, yang berlokasi di Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur menerima kunjungan Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq, pada Kamis (3/7/2025).
Program CSR unggulan PHM telah mengantarkan Desa Pela menerima berbagai penghargaan internasional, seperti Global CSR Award 2023 (Vietnam), Responsible Business Award 2023, Reuters (inggris), serta terpilih sebagai anggota UNWTO Best Tourism Villages Upgrade Programme.
Komik Pesut Mahakam merupakan program pemberdayaan masyarakat, berupa pengembangan desa wisata berbasis konservasi pesut yang telah mendapatkan berbagai penghargaan nasional dan internasional.
Dalam sambutannya Hanif Faisol Nurofiq meneguhkan komitmennya menggunakan semua kewenangan, instrumen, dan sumber daya Kementerian LH guna menyelamatkan pesut mahakam dari kepunahan dan menyejahterakan masyarakat.
Baca Juga
Curi Perhatian di World Expo Osaka, Madu Bali Binaan Pertamina Raup Pesanan Rp 30 Miliar Sebulan
“Saya akan menggunakan kewenangan sesuai amanah yang diberikan oleh undang-undang untuk melindungi dan melestarikan Pesut Mahakam ini,” tegas dia dalam keterangannya, Jumat (4/7/2025).
Acara kunjungan dihadiri Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, Resident Representative of UNDP Indonesia Norimasa Shimomura, Deputy Regional Director of UNEP for Asia Pacific Marlene Nilsson, Direktur Utama PHI Sunaryanto.
Menurut Hanif Faisol Nurofiq, berdasarkan keseluruhan sumber daya alam (SDA) di wilayah ini, kondisi Danau Mahakam sangat mewakili triple planetery crises. Pemanfaatan ruang dan SDA di kawasan ini harus diimbangi dengan upaya konservasi, perlindungan, pengendalian, pengawasan, serta pemanfaatan secara berkelanjutan.
“Saya mendukung Desa Pela sebagai desa konservasi dan wisata edukatif bagi keanekaragaman hayati di kawasan Danau Mahakam, khususnya Pesut Mahakam, sesuai dengan Permen Lingkungan Hidup Nomor 29 Tahun 2009 tentang Pedoman Konservasi Keanekaragaman Hayati di Daerah,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PHI Sunaryanto menyatakan bahwa pengembangan Desa Pela sebagai desa wisata berbasis konservasi melalui Program Komik Pesut Mahakam, merupakan bagian implementasi komitmen perusahaan dalam pengelolaan kinerja operasi hulu migas yang menerapkan prinsip environmental, social, governance (ESG).
“Pada program ini, perusahaan mensinergikan aspek keanekaragaman hayati (biodiversity) dan dampak terhadap masyarakat (community impact),” jelasnya.
Program Komik Pesut Mahakam telah dijalankan sejak 2018 dengan fokus perlindungan Pesut Mahakam (orcaella brevirostris), satwa air endemik Kalimantan Timur yang kini berstatus critically endangered (CR). Populasinya diperkirakan tersisa 64–70 ekor sehingga membutuhkan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.
"Oleh karena itu, PHM menjalankan program ini melalui pendekatan kolaboratif antara perusahaan, masyarakat, akademisi, dan pemerintah," kata Sunaryanto.
Baca Juga
PLN Didorong Selesaikan Interkoneksi Mahakam, Demi Setop Impor Listrik
Salah satu inovasi penting dalam program ini adalah Pinger Akustik, alat berbasis gelombang ultrasonik yang dipasang pada jaring nelayan. Alat ini digunakan dengan meyesuaikan gelombang ultrasonik pada frekuensi 50-120KHz dengan kebisingan125 desibel yang kemudian dapat ditangkap pesut, sehingga mereka mampu menjauhi jaring nelayan atau rengge sejauh radius 10-20 meter. Dengan teknologi ini terbukti menurunkan angka kematian Pesut Mahakam akibat rengge dari 66% menjadi 0% di sekitar Desa Pela.
“Di PHI, kami menerapkan inovasi sosial dan lingkungan dalam berbagai program CSR perusahaan, termasuk program Komik Pesut Mahakam, sehingga dapat memberikan dampak signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi,” ujar Anto, begitu beliau akrab disapa.
Hingga saat ini, program CSR unggulan PHM telah mengantarkan Desa Pela menerima berbagai penghargaan nasional dan internasional, seperti Kalpataru Nasional 2024, Global CSR Award 2023 (Vietnam), Responsible Business Award 2023, Reuters (inggris), serta terpilih sebagai anggota UNWTO Best Tourism Villages Upgrade Programme.

