PHE ONWJ Perkuat Rehabilitasi Terumbu Karang di Pesisir Utara Jawa
Poin Penting
|
KARAWANG, investortrust.id — PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) dukung pelestarian lingkungan pesisir dengan memperkuat program rehabilitasi terumbu karang di kawasan muara Tangkolak, Sukakerta, Karawang. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan prasasti program Otak Jawara (Orang Tua Asuh Karang di Laut Utara Jakarta dan Jawa Barat), yang digelar pertengahan Juni 2025 dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Program Otak Jawara telah dijalankan sejak 2016 dan mencakup kegiatan transplantasi terumbu karang, peningkatan hasil tangkapan nelayan, serta pengembangan wisata bahari berbasis konservasi. Hingga 2025, tercatat sebanyak 770 modul karang dan 3.479 fragmen telah ditransplantasi di perairan Tangkolak. Struktur transplantasi menggunakan model paranje, berbentuk kaki tiga, untuk meningkatkan efektivitas sebagai tempat berlindung dan bertelur ikan.
General Manager PHE ONWJ, Muzwir Wiratama, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap kerusakan lingkungan laut akibat aktivitas manusia. “Ke depan, kami berharap masyarakat mampu berperan aktif dan mandiri dalam menjaga ekosistem laut,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (2/7/2025).
Baca Juga
Peduli Lingkungan HUT Pasar Modal Diwujudkan lewat Rehabilitasi Terumbu Karang
Kawasan perairan Tangkolak, seluas lebih dari 4.000 hektare, semula dikenal sebagai habitat terumbu karang yang produktif. Namun sejak awal 2000-an, kerusakan terjadi akibat maraknya penggunaan alat bantu menyelam berbasis kompresor udara, yang sering disalahgunakan untuk mengambil terumbu karang secara ilegal.
Kondisi tersebut berdampak pada penurunan hasil tangkapan ikan nelayan hingga 60 persen. Sejumlah nelayan mengaku terlibat langsung dalam perburuan terumbu karang pada masa lalu, termasuk menggunakan alat sederhana seperti pahat dan palu. “Saat itu kami belum paham akibatnya. Sekarang kami sadar, dan ingin memperbaiki,” kata Dama Saputra (37), Ketua Kelompok Pandu Alam Sendulang.
Baca Juga
Dukung Ekosistem Terumbu Karang, BRI Jadi Ujung Tombak Pelestarian Laut di NTB
Ahli terumbu karang dari IPB Wazir Mawardi, mengingatkan pentingnya peran ekosistem karang sebagai pelindung alami pantai dan habitat utama biota laut. Ia menekankan bahwa rehabilitasi ekosistem ini harus menjadi prioritas lintas sektor.
Acara peresmian program turut dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat Ai Saaditah Dwidaningsih, Kepala Bidang Kelautan DKP Jawa Barat Dyah Ayu Purwaningsih, dan Pjs. Kepala Desa Sukakerta Nurhasan.

