Ini Langkah Strategis Bumi Resources (BUMI) Terapkan Prinsip ESG
JAKARTA, investortrust.id - Emiten produsen batu bara, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berkomitmen menerapkan prinsip-prinsip environmental, social, and governance (ESG) melalui berbagai langkah strategis dalam kegiatan operasional perusahaan.
Divisi ESG PT Bumi Resources Tbk (BUMJ), Arniz Dwifahdithia mengutarakan, penerapan ESG Bumi Resources tergambar jelas dan terlaksana melalui anak usaha perseroan yakni, PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia (AI).
“Perusahaan kami komitmen atas keberlanjutan itu sudah menjadi budaya. Terlebih, sebagai perusahaan holding yang visi-misinya menjadi perusahaan global di bidang energi dan pertambangan, dan komitmen itu terlihat dari apa yang anak usaha kami lakukan,” kata Arniz dalam FGD ESG bertajuk “Urgensi Implementasi ESG di Kalangan Korporasi di Indonesia” di Kantor Investortrust, Jakarta, Rabu (20/11/2024).
Lebih lanjut, Arniz menyebutkan perseroan juga memiliki target prioritas yang ditetapkan menjadi strategi pada roadmap ESG. Salah satunya diversifikasi bisnis di luar batu bara.
“Salah satu penerapan ESG kami, perluasan diversifikasi bisnis tidak hanya di sektor batu bara, tapi juga ke hilir batu bara dan bisnis non batu bara,” terang Arniz.
Sebagaimana diketahui, ESG menjadi standar pengelolaan kegiatan pembangunan, investasi atau bisnis yang berkelanjutan. Perusahaan yang menerapkan konsep ini dalam praktik bisnis dan investasinya berarti turut mengimplementasikan prinsip pelestarian lingkungan, tanggung jawab sosial, serta tata kelola yang sesuai.
Adapun kegiatan yang dilakukan Arutmin meliputi penataan lahan, penebaran tanah pucuk, pengendalian erosi dan sedimentasi, mendirikan fasilitas pembibitan, melakukan pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) pada area bengkel dengan pemasangan Sparing (Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah Secara Terus Menerus dan Dalam Jaringan).
Selain itu, perlindungan lingkungan yang dilakukan Arutmin ialah reklamasi lahan bekas tambang terbuka (open pit) di salah satu lokasi pertambangan Blok Serongga, Batulicin di Kalimantan Selatan.

