Program Keberlanjutan, WSBP Hadirkan Produk dan Solusi Guna Kurangi Jejak Karbon
JAKARTA, investortrust.id - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berkomitmen mendukung program keberlanjutan lingkungan hidup. Komitmen itu terlihat dari strategi perseroan yang menghadirkan solusi dan produk hijau (green products) untuk mengurangi jejak karbon.
Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto mengatakan, WSBP memiliki prinsip pengembangan produk hijau di antaranya, produk tersebut harus memiliki durability yang lebih panjang daripada metode pengerjaan pada umumnya, sehingga meminimalisir dari perbaikan di lapangan nantinya maupun penggantian akibat kerusakan.
“Lalu yang waktu pengerjaannya lebih singkat, sehingga menurunkan penggunaan bahan bakar, ini juga akan mengurangi carbon footprint (jejak karbon),” kata Fandy dalam paparan kelas Jurnalistik WSBP, baru baru ini.
Baca Juga
Agresif Ikut Tender Senilai Rp 2,78 Triliun, WSBP Optimistis Capai Target NKB 2024
Tak hanya itu, Fandy menambahkan, produknya harus minim limbah (waste), paling tidak kata Fandy dapat memanfaatkan kembali limbah yang ada sehingga dapat menjadi produk baru. “Sehingga secara agregat penggunaan penghasil yang banyak dihasilkan ini jauh lebih minim,” sambungnya.
Selain itu, terkait jenis green product, Fandy menjelaskan bahwa WSBP memiliki produk spun pile yang banyak dipakai untuk struktur di fondasi di proyek-proyek infrastruktur. Lalu produk SprigWP, yang mana ini adalah inovasi original dari WSBP.
“Di mana pekerjaan jalan yang biasanya digunakan ready mix atau sejenisnya, ini kami gunakan produk precast yang dapat di-install secara lebih cepat dibandingkan dengan produk ready mix,” jelas Fandy.
Selain itu, WSBP juga memiliki produk sloof dengan irigasi, dan produk modular konkret untuk bangunan gedung maupun perumahan. Semua produk tersebut sudah di implementasikan sebagai pilot proyek untuk pengembangan ke depannya.
Sementara itu, untuk green materialnya WSBP memiliki dua jenis yang paling diunggulkan yakni, mortal foam dan fly ash. Mortal foam sendiri merupakan campuran busa dan mortal untuk pekerasan atau pengganti juga timbunan tanah, di mana WSBP ini menggunakannya sudah ada di Flyover Sekip Palembang.
Baca Juga
“Lalu juga kami menggunakan fly ash atau residu dari betubara yang kami gunakan kembali untuk produk pre cast yang saat ini sudah digunakan juga, contohnya di dinding saluran irigasi Indramayu,” ucap Fandy.
Dengan demikian, ke depannya WSBP akan terus mengembangkan produk-produk baru yang berorientasi kepada lingkungan dengan dua prinsip utama ini, produk yang harus hijau dan juga penggunaan materialnya hijau.
“WSBP sebagai salah satu pionirnya, kita terus mendorong penggunaan material yang lebih hijau kepada regulator-regulator seperti kementerian PUPR maupun kementerian-kementerian terkait lainnya untuk bisa menerima produk-produknya dengan penggunaan material hijau,” pungkasnya.

