Presiden Prabowo Targetkan Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 PSEL pada April 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Presiden Prabowo Subianto menargetkan pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk 21 proyek hilirisasi pada April 2026. Proyek-proyek strategis ini disiapkan untuk memperkuat sektor industri nasional sekaligus menjadi mesin pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa rangkaian agenda tersebut merupakan bagian dari program prioritas pemerintah. “Termasuk 21 proyek hilirisasi yang mohon doa restunya juga insyaallah di bulan April ini juga akan semua bisa dilakukan groundbreaking,” ujar Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Selain hilirisasi industri, pemerintah juga akan memulai pembangunan 29 titik proyek Waste to Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di berbagai kabupaten/kota. Meskipun awalnya direncanakan di 33 titik, pemerintah melakukan penyesuaian berdasarkan kondisi di lapangan.
“Program Waste to Energy yang tadinya ada di 33 titik kabupaten/kota, kemungkinan akan menjadi 29 titik karena penyesuaian di lapangan. Insyaallah di bulan April ini semua sudah dilakukan groundbreaking,” tambahnya.
Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah saat ini fokus mengeksekusi berbagai program pembangunan yang telah dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJP).
Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, pemerintah berkomitmen menjalankan program industrialisasi secara optimal. Langkah ini diambil untuk memastikan keberlanjutan pembangunan nasional demi kepentingan masyarakat luas.

