Prabowo Perintahkan Bahlil Evaluasi Ratusan Izin Tambang dalam Sepekan, Cabut yang Tidak Jelas
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengevaluasi ratusan izin usaha petambangan (IUP), terutama yang berada di hutan lindung. Bahkan, Prabowo perintahkan Bahlil untuk tidak segan mencabut izin yang tidak jelas.
Perintah itu disampaikan Prabowo saat menyampaikan taklimat pada rapat kerja pemerintah di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
"Jadi ada sekian ratus, ini Menteri ESDM. Kalau tidak jelas, cabut semua itu," tegas Prabowo.
Baca Juga
Pemerintah Luncurkan Buku Saku 0%, Jadi Panduan Kebijakan Prabowo untuk Hapus Kemiskinan Ekstrem
Prabowo menegaskan, saat ini tidak ada waktu untuk kasihan kepada para pengusaha tambang nakal. Bahkan, jika pengusaha itu kawan, konco, dan keluarga. Ditegaskan, pemerintah hanya membela kepentingan nasional dan rakyat.
"Tidak ada waktu untuk kasihan. Kita hanya membela kepentingan nasional dan kepentingan rakyat. Kepentingan kawan, kepentingan konco, kepentingan keluarga nomor sekian," katanya.
Prabowo pun menanyakan kepada Bahlil waktu yang dibutuhkan untuk mengevaluasi seluruh IUP tersebut. Bahlil menjawab membutuhkan waktu sekitar dua pekan.
Baca Juga
Ratusan Pejabat Datangi Istana untuk Dengarkan Taklimat Prabowo
"Enak saja dua minggu. Satu minggu Cabut semua IUP. Harus di tangan negara dan kita bisa nanti memperkuat institusi-institusi kita, lembaga-lembaga kita," katanya.
Bahlil pun menyatakan kesiapannya menjalankan perintah Prabowo tersebut.

