Gunakan Travoy Jasa Marga, Perjalanan Lebaran Tahun Ini Aman dan Nyaman
BEKASI, investortrust.id - PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai operator jalan tol pertama dan terbesar di Indonesia terus meningkatkan layanan kepada pengguna jalan pada momen libur Lebaran tahun ini, terutama di layanan teknologi dan informasi yang kian dikembangkan. Salah satunya lewat aplikasi Travoy (Travel With Comfort and Joy) 3.0 yang diluncurkan sejak 1 Maret 2021, yang bisa menjadi asisten digital agar perjalanan di tol lebih aman dan nyaman.
Seluruh informasi yang dikumpulkan dan dikelola Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) akan disalurkan lewat Travoy, sehingga teknologi yang dikembangkan emiten BUMN ini juga bisa mendukung layanan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2024 lebih baik. JMTC yang berlokasi di Jatiasih, Bekasi, ini ditinjau langsung oleh Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo dan pimpinan redaksi media nasonal pada Kamis (4/4/2024).
Wamen yang akrab disapa Tiko ini mengatakan, downloader Travoy akan banyak bertambah menjelang momen libur dan mudik Lebaran. Berdasarkan data JMTC, saat ini, sudah mencapai 500 ribu downloader-nya.
“Pasti jumlah download-nya akan langsung meloncat (saat libur Lebaran). Orang butuh informasi,” kata wamen.
Aplikasi Travoy yang disediakan untuk para pengguna jalan itu menyediakan semua informasi lalu lintas terkini. Ini termasuk menu di rest area dapat dilihat dan dipesan lewat Travoy.
Fitur Terus Ditambah
Saluran utama yang digunakan Jasa Marga untuk menyampaikan informasi ke pengguna jalan adalah lewat aplikasi Travoy ini, selain lewat Incident Management System (IMS) dan call center 14080. Semua infomasi yang dibutuhkan untuk perjalanan di jalan tol bisa dikatakan ada di sini.
Di aplikasi Travoy, fitur utama yang disediakan Jasa Marga bagi pengguna jalan persis seperti Google Maps. Fiturnya punya beberapa alternatif rute dengan dilengkapi lama waktu tempuh, km jarak yang ditempuh, serta tarif tolnya.
Baca Juga
Dalam mengakses fitur terbaru ini, para pengguna cukup membuka aplikasi Travoy, lalu klik “Mulai Perjalanan” di tampilan. Setelah itu, memasukkan lokasi asal dan lokasi tujuan di tampilan, lalu pilih golongan kendaraan. Kemudian, akan ditampilkan sejumlah rekomendasi rute perjalanan menggunakan jalan tol berdasarkan total tarif dan jarak tempuh terpendek hingga terpanjang, dan terakhir klik “Mulai Perjalanan” untuk menampilkan gerbang tol dan tarif berdasarkan rute yang dipilih.
Saat sudah mulai perjalanan, pengguna akan punya banyak sekali informasi di jalur dan ruas yang akan dilintasi. Pengguna bisa tahu di mana akan terjadi kepadatan. Lalu, ada CCTV di jalur yang dilintasi, informasi rest area yang dilalui, lokasi rest area di km berapa saja, dan apa fasilitas-fasilitasnya. Ada pula informasi lalu lintas mengenai apa saja yang terjadi di ruas yang dilalui.
Informasi Pre hingga Post Journey
Di Travoy semuanya lengkap, ada informasi dari mulai pre-journey, on journey, hingga post journey. Untuk post journey ada struk digital.
Bila sekarang pengguna jalan mengambil struk dan segala macam di gerbang, kini Travoy menyediakan struk digital, asalkan pengguna mendaftarkan nomor e-toll atau nomor e-money ke dalam sistem Travoy. Dengan demikian, nanti, pada saat e-money melakukan transaksi di gerbang tol, struknya akan masuk ke Travoy pengguna.
Direncanakan setelah Lebaran, BUMN pengelola jalan tol ini akan membuat di Tol Jagorawi sudah tidak ada lagi struk manual. Kalau pengguna jalan ingin mengambil bukti transaksi harus download Travoy. Struk digital ini persis, baik dikirim dengan format PDF maupun dilihat lewat WhatsApp sama.
Baca Juga
Wamen BUMN Soroti ’Blank Spot’ CCTV di Tol Trans Jawa di Luar Jasa Marga
Bisa Top Up
Lewat aplikasi Travoy, pengguna tol juga bisa langsung melakukan top up, sesuai rancangan bahwa semua kebutuhan pengguna jalan tol pre journey, on journey, maupun post journey bisa didapatkan di dalam aplikasi pintar itu. Bahkan, bila pengguna ingin join dengan layanan perbankan untuk bisa memesan lebih dulu makanan di rest area, kemudahan ini dimungkinkan.
Jadi, sebelum datang bisa memesan makanan, lalu membayar, sehingga nanti tinggal pick up alias tidak perlu membuang waktu. Pembayaran yang sudah melalui online atau secara digital ini dikolaborasikan dengan pihak lain, misalnya lewat mobile banking.
Pengguna jalan tol yang mengalami masalah mobil mogok juga bisa memanfaatkan fitur derek online di aplikasi. Melalui menu yang mudah diakses dalam aplikasi Travoy, kehadiran fitur derek online sangat membantu mengatasi masalah yang tentunya tidak diharapkan para pengguna jalan tol.
Dengan menggunakan Travoy, jika mengalami gangguan perjalanan di jalan tol semacam itu, pengguna bisa memesan, memantau progres laporan, dan sekaligus melihat lokasi derek online secara real time. Pembayarannya juga secara online.
Tak hanya itu, pengguna jalan tol bisa memanfaatkan fitur terbaru, yakni Navigasi Travoy. Fitur ini memberikan informasi lalu lintas dan kecepatan rata-rata pengguna aplikasi Travoy secara real time, sekaligus rekomendasi rute tol beserta tarifnya.
Fitur Navigasi Travoy aman dan mudah digunakan sambil berkendara, karena instruksi rute perjalanan diberikan melalui suara. Layanan untuk kelancaran perjalanan ini menjadi pembuktikan bahwa sebagai bagian dari PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) berhasil mengoptimalkan perkembangan teknologi untuk terus meningkatkan pelayanan.
Jadi, ber-Lebaran tahun ini akan lebih nyaman dengan segala perbaikan layanan Jasa Marga, termasuk menggunakan pengolahan dan pemanfaatan data yang lebih baik. Data tidak hanya dari pantauan dan visual, namun juga scientific berdasarkan data yang ter-capture di lapangan. JMTC dengan teknologi terkini akan sangat membantu layanan arus mudik hingga balik Lebaran tahun 2024 lebih lancar, aman, nyaman, dan cepat sampai tujuan. (pd)

