Penumpang LRT Jabodebek Naik 22% Tembus 2,51 Juta
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI mencatat jumlah pengguna LRT Jabodebek sepanjang Maret 2026 mencapai 2,510 juta orang. Angka tersebut meningkat 22% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama 2025 sebanyak 2,056 juta pengguna.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika menyatakan, rata-rata pengguna harian pada hari kerja tercatat 113.490 pengguna, sedangkan pada akhir pekan sebesar 41.502 pengguna.
Baca Juga
Tarif LRT Jabodebek Hanya Rp 10.000 Selama Libur Lebaran 2026
"Rata-rata pengguna harian pada hari kerja (weekday) tercatat 113.490 pengguna, dan pada akhir pekan (weekend) sebesar 41.502 pengguna. Hal ini menjelaskan bahwa LRT Jabodebek dipercaya sebagai moda transportasi yang menghubungkan kawasan hunian dengan pusat aktivitas di Jabodebek," kata Radhitya dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).
Dari sisi pergerakan pengguna, lanjut Radhitya, Stasiun Dukuh Atas menjadi simpul mobilitas tertinggi sebagai titik keberangkatan maupun tujuan.
Adapun lima stasiun dengan volume pengguna tertinggi selama Maret 2026 yakni Stasiun Dukuh Atas sebanyak 731.577 pengguna, Stasiun Harjamukti (578.422 pengguna), Stasiun Kuningan (440.225 pengguna), Stasiun Cikoko (419.772 pengguna), dan Stasiun Pancoran (358.149 pengguna).
Baca Juga
Naik 79%, Pengguna LRT Jabodebek pada 2 Hari Pasca-Lebaran Tembus 102.648
"Volume harian pengguna juga melampaui 120.000 orang pada sejumlah hari selama Maret 2026. Jumlah pengguna terbanyak tercatat pada 11 Maret 2026 dengan 129.509 pengguna dalam satu hari," tutur Radhitya. Selain itu, sambungnya, volume di atas 120.000 pengguna juga terjadi pada 2, 4, 5, 6, 9, 10, 12, 13, dan 30 Maret 2026.
Pada periode Maret 2026 yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan, LRT Jabodebek memberikan fleksibilitas layanan dengan membolehkan pengguna berbuka puasa di dalam kereta maupun area stasiun pada waktu Maghrib hingga pukul 19.00 WIB. "Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga kenyamanan pengguna tanpa mengganggu kelancaran operasional," tutup Radhitya.

