Pembangunan 104 Sekolah Rakyat Tahap II Rp 26,2 T Digeber, Progres Fisik Tembus 15,54%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat tahap II di 104 lokasi di seluruh Indonesia. Program senilai Rp 26,24 triliun tersebut mencakup 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota dengan target kapasitas 112.320 siswa dalam 3.744 rombongan belajar.
Menteri PU, Dody Hanggodo menyampaikan, progres fisik pembangunan secara nasional telah mencapai 15,54% hingga 22 Maret 2026. Perkembangan tersebut didorong percepatan pekerjaan konstruksi, penyelesaian lahan, serta koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Baca Juga
Momen Gus Ipul Menangis di Pelukan Prabowo saat Peresmian 166 Sekolah Rakyat
"Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia (SDM) unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas," kata Dody dalam keterangannya, dikutip Kamis (26/3/2026).
Sekolah Rakyat tahap II dibangun secara permanen di atas lahan seluas 5–10 hektare yang disiapkan pemerintah daerah. Setiap lokasi dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang dilengkapi ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, asrama siswa dan guru, serta fasilitas pendukung seperti kantin sehat, klinik, lapangan olahraga, ruang ekstrakurikuler, dan ruang terbuka hijau.
Kementerian PU juga mendorong penyelesaian kendala teknis di lapangan, termasuk akses konstruksi, mobilisasi material, dan kesiapan infrastruktur pendukung, untuk memastikan proyek berjalan sesuai target.
Sebagai contoh, pembangunan Sekolah Rakyat tahap II di Jawa Tengah yang tersebar di 11 lokasi terus menunjukkan progres. Lokasi pembangunan mencakup wilayah pelaksanaan Jawa Tengah 1, meliputi Kabupaten Banyumas, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Brebes, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Temanggung.
Baca Juga
Pemerintah Bangun Lagi 104 Sekolah Rakyat di Berbagai Titik, Cek!
Sementara wilayah Jawa Tengah 2, meliputi Kabupaten Jepara, Kabupaten Pati, Kabupaten Rembang, Kabupaten Sragen, Kabupaten Sukoharjo, serta Semarang.
Berdasarkan progres terakhir, sejumlah lokasi di Jawa Tengah menunjukkan perkembangan bervariasi dengan beberapa, di antaranya melampaui rata-rata nasional, termasuk di Kabupaten Sragen yang mencatat progres lebih tinggi dari capaian nasional. "Di Kabupaten Sragen sudah mencapai 30,905%," tutur Dody.

