Mendag: Harga Pangan Jelang Lebaran Relatif Stabil, Harga Cabai Rawit dan Telur Naik
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan harga sejumlah kebutuhan pokok relatif stabil menjelang Hari Raya Idulfitri. Meski demikian, beberapa komoditas seperti cabai rawit dan telur tercatat mengalami kenaikan tipis seiring meningkatnya permintaan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Mendag Budi saat melakukan peninjauan ke Pasar Rawasari, Jakarta guna memantau langsung kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok. Menurutnya, sebagian besar komoditas pangan masih berada di bawah atau sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Harga ayam sekitar Rp40.000 per kilogram sesuai HET. Cabai merah keriting sekitar Rp35.000–Rp40.000 per kilogram, masih di bawah HET Rp55.000. Bawang merah sekitar Rp40.000, mendekati HET Rp41.500,” ujar Budi, Senin (16/3/2026).
Sementara itu, beberapa komoditas mengalami kenaikan terbatas. Cabai rawit dan telur tercatat naik, namun mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendag ini menilai kenaikan tersebut masih dalam batas wajar karena meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.
Baca Juga
Jelang Ramadan, Mentan Amran Tegaskan Tak Ada Alasan Harga Pangan Naik
"Cabai rawit tadi ada yang naik sedikit. Cabai rawit, telur juga naik sedikit ya. Tapi tidak terlalu tinggi ya. Jadi relatif menurut kami karena apa namanya, permintaan juga semakin meningkat," ungkapnya.
Ia menambahkan, meski ada kenaikan pada beberapa komoditas, sejumlah bahan pangan lain justru masih berada di bawah harga eceran tertinggi (HET). Adapun untuk daging sapi, harga di pasar bervariasi antara Rp140.000 hingga Rp160.000 per kilogram, tergantung jenis dan kualitas daging yang dijual pedagang.
"Tetapi sebenarnya yang di bawah HET juga banyak. Di bawah HET ya seperti kayak apa namanya tadi, eh bawang merah, cabai, cabai merah keriting. Yang agak naik sedikit cabai rawit, tapi cabai merah keriting di bawah HET," tuturnya.

