Operasikan 62 Perjalanan Per Hari Jelang Lebaran, Layanan Whoosh Kembali Normal
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan operasional kereta cepat Whoosh kembali normal mulai Sabtu (14/3/2026) dengan total 62 perjalanan per hari seiring memasuki periode Angkutan Lebaran (Angleb) 2026/1447 Hijriah.
Sebelumnya, operasional kereta cepat tersebut disesuaikan menjadi 42 perjalanan per hari untuk mendukung pekerjaan pemindahan kabel saluran udara tegangan tinggi (SUTT) yang melintas di jalur operasional Whoosh.
Baca Juga
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa menyatakan, sejumlah tahapan awal pekerjaan pemindahan kabel SUTT telah berjalan aman dan lancar sehingga operasional perjalanan secara bertahap dapat kembali ditingkatkan.
“Mulai 14 Maret 2026 layanan Whoosh kembali beroperasi dengan total 62 perjalanan per hari menjelang masa Angkutan Lebaran,” kata Eva dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (12/3/2026).
Dengan kembali normalnya operasional, lanjut dia, jadwal keberangkatan pertama dan terakhir kereta juga kembali seperti semula. "Perjalanan pertama dari Stasiun Halim berangkat pada pukul 06.25 WIB dan kereta terakhir pukul 21.25 WIB," papar Eva.
Sementara dari Stasiun Tegalluar Summarecon, perjalanan pertama berangkat pukul 06.05 WIB dan kereta terakhir pukul 21.05 WIB.
Eva menyampaikan, tiket perjalanan Whoosh untuk keberangkatan 14 Maret 2026 dan seterusnya sudah dapat dipesan melalui berbagai kanal penjualan resmi, seperti aplikasi Whoosh, situs ticket.kcic.co.id, serta aplikasi mitra lainnya yakni Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com.
Baca Juga
Eva menjelaskan, pekerjaan pemindahan kabel SUTT dilakukan dalam beberapa tahap. Tahapan lanjutan pekerjaan tersebut direncanakan kembali dilakukan setelah masa Posko Angleb selesai.
“KCIC mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat selama masa penyesuaian operasional berlangsung. Informasi mengenai kelanjutan pekerjaan pemindahan kabel SUTT serta penyesuaian operasional berikutnya akan kami sampaikan secara berkala kepada masyarakat,” pungkas Eva.

