Astra Infra Prediksi 6,8 Juta Kendaraan Melintas di Tiga Ruas Tol Selama Lebaran 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Astra Tol Nusantara (Astra Infra) memproyeksikan peningkatan volume lalu lintas (VLL) hingga 6,8 juta kendaraan di tiga ruas tol utama selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.
“Kalau secara total untuk tiga ruas utama kita yaitu Tol Tangerang–Merak, Tol Cikopo–Palimanan, dan Tol Jombang–Mojokerto, maka akan ada peningkatan perkiraan kita sekitar 6,8 juta kendaraan yang akan melalui tiga ruas utama kami,” kata Direktur Operasional Astra Tol Cipali, Novianto Dwi Wibowo saat media briefing Lebaran di Jakarta, Senin (9/3/2026).
Menurutnya, jumlah tersebut meningkat sekitar 2,1% dibandingkan realisasi lalu lintas pada Lebaran 2025.
Secara rinci, volume kendaraan di ruas Tol Tangerang–Merak (Tamer) diperkirakan mencapai 3,4 juta kendaraan atau naik sekitar 2,5% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) diproyeksikan mencapai 2,3 juta kendaraan atau meningkat sekitar 1,8% dibandingkan Lebaran 2025.
Adapun pada ruas Tol Jombang–Mojokerto di Jawa Timur diperkirakan dilalui sekitar 1,1 juta kendaraan atau naik sekitar 1,4% dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk mengantisipasi peningkatan lalu lintas tersebut, Astra Infra Toll Road menyiapkan sejumlah langkah operasional guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
Baca Juga
Intip Strategi Astra Infra Cegah Kemacetan Tol Tamer di Libur Lebaran
Novianto turut menyampaikan, perusahaan menyiapkan berbagai sarana dan prasarana, termasuk memastikan kondisi jalan dalam keadaan baik serta meningkatkan pelayanan di area istirahat.
“Untuk menghadapi 6,8 juta kendaraan yang akan melakukan perjalanan selama H-10 sampai H+10, kami mempersiapkan berbagai hal untuk memastikan pengguna jalan dapat merasakan arus mudik ataupun arus balik yang lancar, aman, dan nyaman,” ujarnya.
Dia menambahkan, pengelola tol juga berkolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan seperti Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Pekerjaan Umum (PU), serta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam pengaturan lalu lintas selama periode mudik.
Selain itu, operator jalan tol telah menyiapkan lebih dari 500 kamera pengawas (CCTV) serta sistem traffic counting untuk memantau volume kendaraan secara real time.
Perusahaan juga mengoperasikan layanan call center selama 24 jam serta menugaskan lebih dari 800 personel yang akan bertugas sepanjang periode Angkutan Lebaran (Angleb). Para personel tersebut didukung lebih dari 90 unit armada operasional, termasuk kendaraan patroli dan ambulans.
Di sisi pelayanan pengguna jalan, Astra Infra menyiapkan 29 area istirahat (rest area) yang dilengkapi berbagai fasilitas seperti stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), musala, toilet, serta fasilitas kuliner untuk melayani pengguna jalan selama periode Lebaran 2026.

