Ekspor Beras RI ke Arab Saudi Aman Meski Perang di Timur Tengah
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah melalui Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pengiriman beras ekspor ke Arab Saudi akan tetap berjalan lancar di tengah dinamika geopolitik global, termasuk isu buka-tutup jalur perdagangan ke kawasan Timur Tengah melalui Selat Hormuz.
Mentan Amran menjelaskan, pengiriman beras ke Arab Saudi akan tiba di Pelabuhan Jeddah. “Insya Allah aman dan tiba dengan selamat di Jeddah,” ujar Mentan Amran saat ditemui usai pelepasan ekspor beras ke Arab Saudi di Gudang Bulog, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Ketika ditanya mengenai isu buka-tutup jalur perdagangan ke Timur Tengah, Mentan Amran menyebutkan bahwa pengiriman dilakukan pada saat jalur dalam kondisi terbuka. Sehingga dapat diterima oleh importir dalam waktu yang telah ditetapkan.
“Kita masuk pada saat buka. Sama seperti isu-isu sebelumnya yang berputar beberapa minggu, ini juga akan berlalu,” ungkap Mentan Amran.
Baca Juga
Lepas Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi, Bos Bulog: Ini Super Premium
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan rencana pemberangkatan beras untuk kebutuhan haji Indonesia dijadwalkan pada 7 Maret mendatang, dengan catatan situasi dan jadwal berjalan sesuai rencana.
“Insya Allah rencananya tanggal 7 pemberangkatan, kalau sesuai jadwal. Namun kita tetap mengikuti dinamika perkembangan geopolitik yang ada di sana,” terang Rizal.
Sebagai langkah antisipatif, Rizal menjelaskan pihaknya telah meminta asesmen keamanan dari sejumlah lembaga terkait. Surat resmi telah dikirimkan kepada BAIS TNI, Badan Intelijen Negara, serta Kementerian Luar Negeri guna memperoleh penilaian komprehensif terkait rencana pemberangkatan beras haji Indonesia tersebut.
"Nah untuk proses kelanjutannya kita mengikuti perkembangan dinamika di lapangan seperti itu. Namun kami juga sudah bersurat ke BAIS TNI, ke BIN, kemudian ke Kemenlu mohon asesmen terkait dengan pemberangkatan beras haji Indonesia ini," tambahnya.
Baca Juga
Bos Bulog Ungkap 2 Ritel Besar Arab Saudi Minat Beli Beras RI

