Bagikan

Ternyata Ini Alasan Telkomsel (TSEL) Lebih Selektif Ekspansi 5G

Poin Penting

Telkomsel pilih ekspansi 5G selektif jelang Ramadan dan Lebaran 2026.
Keterbatasan spektrum dan rendahnya adopsi device jadi hambatan utama 5G.
Telkomsel nilai tambahan spektrum lebih efektif dibanding ekspansi BTS besar.

JAKARTA, investortrust.id - Telkomsel (TSEL) memilih ekspansi 5G secara selektif menjelang Ramadan dan Lebaran 2026. Strategi ini diambil karena keterbatasan spektrum dan populasi perangkat 5G yang dinilai belum masif.

VP Global Network Operations Telkomsel Juanita Erawati mengungkapkan saat ini Telkomsel mengoperasikan sekitar 5.300 BTS 5G dan menambah 30 BTS baru di 59 kota. Mayoritas penguatan dilakukan di Jawa-Bali, sejalan dengan konsentrasi perangkat 5G.

Menurut Juanita, ekspansi 5G tidak bisa agresif jika adopsi device belum signifikan. Jika dipaksakan, alokasi spektrum untuk 5G justru dapat mengganggu kualitas layanan 4G.

“Kalau device yang pakai sedikit, investasi jadi tidak optimal. Bahkan bisa menghambat pelanggan 4G karena spektrumnya diambil untuk 5G,” ujarnya di Jakarta, Selasa (25/2/2026).

Baca Juga

Telkomsel (TSEL) Soroti Dampak Biaya dan Tarif jika MK Wajibkan Rollover Kuota

Telkomsel mengakui secara bisnis 5G lebih menguntungkan dalam jangka panjang. Biaya per unit trafik lebih efisien dan kualitas jaringan lebih stabil jika populasi BTS dan pengguna meningkat.

Namun, keterbatasan spektrum menjadi tantangan utama. Juanita menegaskan tambahan spektrum akan jauh lebih efektif dibanding ekspansi perangkat keras besar-besaran.

“Kalau spektrum cukup, investasi hardware tidak terlalu banyak. Tapi kalau spektrum terbatas, kita harus tambah perangkat dan investasinya jadi lebih besar,” jelasnya.

Telkomsel juga mendorong agar alokasi spektrum mempertimbangkan jumlah pelanggan. Dengan basis pelanggan terbesar di industri, perusahaan menilai kebutuhan kapasitas harus sejalan dengan skala trafik.

Pemerintah sendiri sudah membuka peluang untuk segera melakukan lelang frekuensi 5G di tahun 2026. Namun waktu pasti pelaksanaannya masih belum diumumkan sampai berita ini diturunkan.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024