Survei Bank Indonesia: Penjualan Eceran Bertumbuh
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Bank Indonesia (BI) merilis laporan Survei Penjualan Eceran (SPE) Desember 2025. Kinerja penjualan eceran tetap tumbuh secara tahunan dan meningkat secara bulanan.
Dalam laporan yang dikutip Rabu (11/2/2026), Indeks Penjualan Riil (IPR) pada Desember 2025 tercatat sebesar 229,8, lebih tinggi dari level indeks 222,9 pada November 2025.
Peningkatan indeks tercatat di sebagian besar kelompok dengan pertumbuhan tertinggi di antaranya peralatan informasi dan komunikasi, suku cadang dan aksesori, serta makanan, minuman, dan tembakau.
Berdasarkan pertumbuhan, IPR Desember 2025 tumbuh sebesar 3,5%. Angka ini lebih rendah dibandingkan IPR November 2025 yang sebesar 6,3% secara tahunan.
Tetap kuatnya kinerja penjualan tersebut ditopang oleh beberapa kelompok yang masih tumbuh, di antaranya suku cadang dan aksesori sebesar 14,8% secara tahunan. Sementara itu, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menyumbang 5,9% secara tahunan, serta barang budaya dan rekreasi menyumbang 5,2% secara tahunan.
Penjualan eceran pada Desember 2025, meningkat dengan pertumbuhan sebesar 3,2% secara bulanan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penjualan eceran pada November 2025 yang sebesar 1,5% secara bulanan.
Baca Juga
Survei BI Proyeksikan Penjualan Eceran Menurun 3 Bulan Mendatang, Tekanan Inflasi Meningkat
Peningkatan penjualan eceran secara bulanan ditopang kinerja mayoritas kelompok. Utamanya peralatan informasi dan komunikasi sebesar 15,9% secara bulanan, suku cadang dan aksesori sebesar 6,2% secara bulanan, barang budaya dan rekreasi sebesar 5,1% secara bulanan, dan makanan minuman, dan tembakau sebesar 2,7% secara bulanan.
Peningkatan terjadi seiring permintaan masyarakat saat Natal dan Tahun Baru. Kelancaran permintaan ini didukung oleh kelancaran distribusi.
Secara spasial, peningkatan indeks pada Desember 2025 terjadi hampir di seluruh kota cakupan survei. Perubahan nilai indeks terakselerasi terjadi di Manado, Medan, dan Bandung.
Berdasarkan pertumbuhan secara tahunan, penjualan eceran tetap tumbuh di beberapa kota di antaranya Surabaya, tumbuh 14,4%, Semarang termasuk Purwokerto tumbuh 6%, dan Banjarmasin yang tumbuh 5,5%.
Baca Juga
Daya Beli Masih Tertekan, Menperin Proyeksikan Penjualan Mobil 850.000 Unit di 2026

