Rosan Ungkap Transformasi BUMN oleh Danantara Dongkrak Valuasi Telkom (TLKM) Jadi Rp 115 T
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, membeberkan lonjakan signifikan yang dialami saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dalam enam bulan terakhir, mencerminkan perubahan besar di tubuh perusahaan pelat merah tersebut.
Rosan mengungkapkan bahwa transformasi di berbagai BUMN oleh Danantara, termasuk Telkom, telah memberikan dampak positif pada valuasi saham. Dengan peningkatan 81% dalam nilai saham dan valuasi yang melonjak hingga Rp115 triliun.
Dalam paparannya, Rosan menekankan pentingnya penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG), transparansi, akuntabilitas, dan integritas di seluruh lini BUMN. Baginya, ini bukan hanya soal angka, tetapi bagaimana organisasi dapat bertransformasi dan beradaptasi dengan tuntutan zaman, termasuk memanfaatkan teknologi baru, seperti artificial intelligence (AI) dan blockchain.
Baca Juga
TLKM Jadi Tolok Ukur Restrukturisasi BUMN, Saham Melonjak 30% dan Prospek Rerating Menguat
"Yang paling penting adalah transformasi sumber daya manusia (SDM)," kata Rosan pada acara bertajuk Semangat Awal Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Ia mengatakan, transformasi SDM menjadi fokus utama bagi Danantara. Ia meyakini kinerja BUMN sangat bergantung pada kualitas dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) untuk beradaptasi dan melaksanakan rencana yang sudah ditetapkan.
Salah satu contoh sukses transformasi yang dilakukan Danantara Indonesia, kata Rosan, adalah Telkom. Dalam 5 tahun terakhir, saham Telkom mengalami penurunan nilai. Namun, belakangan ini, saham Telkom mengalami lonjakan luar biasa. Rosan mengklaim sebagai hasil transformasi digital dan implementasi prinsip tata kelola yang lebih ketat.
"Kami di Danantara Indonesia menekankan bahwa jika tidak bertransformasi, kita akan ketinggalan. Perubahan ini merupakan sesuatu yang harus kita terima dengan baik dan adaptasi dengan cepat," kata dia.
Baca Juga
Telkom (TLKM) Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Berikut Daftarnya
Rosan menegaskan bahwa Danantara Indonesia mengusung kebijakan zero tolerance terhadap korupsi dan praktik negatif lainnya, yang merupakan salah satu aspek penting dalam transformasi yang tengah dilakukan. Kebijakan ini sejalan komitmen untuk membangun lingkungan kerja sehat dan produktif, serta mengapresiasi kinerja positif yang dapat berdampak baik bagi perusahaan dan lingkungan kerja.
"Selain peningkatan kualitas SDM, kami juga fokus pada aspek-aspek, seperti risk compliance dan penilaian risiko untuk memastikan bahwa perubahan yang kami lakukan sesuai dengan standar tertinggi yang kami inginkan," ujar Rosan.

