Stok BBM dan LPG Aman Selama Periode Nataru 2025-2026, Ini Perinciannya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyampaikan bahwa ketahanan stok bahan bakar minyak (BBM) dan liquified petroleum gas (LPG) selama periode Posko Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 yang berlangsung pada 15 Desember 2025-5 Januari 2026 dalam kondisi aman.
Ketua Posko Nataru Sektor Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Erika Retnowati menyebutkan, penyaluran BBM secara umum dalam kondisi aman. Selama periode Nataru ini telah disiagakan layanan infrastruktur, meliputi 197 fasilitas penyimpanan BBM dan 8.892 SPBU.
Baca Juga
Harga BBM Januari 2026 Turun di Pertamina, Shell, Vivo, hingga BP-AKR
Untuk memastikan layanan terhadap masyarakat, dia mengatakan, Pertamina menyediakan layanan energi pendukung di jalur potensial, meliputi jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama, berupa SPBU 24 jam 1.866 unit, layanan modular BBM & Kiosk Pertamina Siaga 53 titik, Motorist 188 unit, mobil tangki standby 210 unit, dan 34 unit Serambi MyPertamina.
“Ketahanan stok BBM nasional (coverage days) berkisar antara 16-35 hari. Secara keseluruhan pada masa posko 15 Desember 2025-5 Januari 2026, terdapat kenaikan/penurunan penyaluran BBM terhadap rerata normal sebagai berikut, gasoline meningkat 0,9%, gasoil turun 3,4%, kerosene turun 6,2%, avtur meningkat 5,5%,” ujar Erika, dalam konferensi pers di kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Sama halnya dengan BBM, Erika juga mengatakan penyaluran LPG selama periode Nataru 2025-2026 dalam kondisi aman. Ditjen Migas Kementerian ESDM dan Pertamina menyiagakan 40 terminal LPG, 736 stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE), dan 6.634 agen LPG. Selain itu, disiagakan agen dan pangkalan LPG siaga 24 jam, khususnya di wilayah dengan demand tinggi.
“Selama periode Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, coverage days stok LPG nasional berkisar antara 10-16 hari, dengan coverage days rata-rata 12,8 hari,” terang Erika.
Baca Juga
Stok LPG dan BBM 18–28 Hari, Bahlil Jamin Energi Aman Saat Nataru
Dia memaparkan, penyaluran rata-rata LPG pada periode Nataru 2025-2026 tercatat sebesar 24.720 matrix ton (MT), dengan penyaluran terendah pada 1 Desember 2025 sebesar 628 MT, penyaluran LPG tertinggi terjadi pada 23 Desember 2025 sebesar 31.258 MT atau naik 5,9% dibanding penyaluran LPG normal sebesar 29.514 MT.
“Rerata penyaluran LPG pada periode Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mengalami kenaikan sebesar 10,6% dari sales normal (rerata September–Oktober 2025),” tutur Erika.

