Hadapi Libur Nataru 2026, Indosat (ISAT) Naikkan Kapasitas Jaringan 20%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT) menaikkan kapasitas jaringan hingga 20% untuk mengantisipasi lonjakan trafik data selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Perusahaan juga mengandalkan teknologi berbasis kecerdasan buatan AI untuk memastikan layanan tetap stabil, aman, dan responsif di tengah peningkatan penggunaan data.
Indosat menyebut penguatan jaringan didukung lebih dari 210.000 BTS 4G dan 5G serta Mobile BTS yang tersebar nasional, dengan optimalisasi di lebih dari 500 titik aktivitas utama dan 55 rute perjalanan strategis.
“Di periode akhir tahun, kebutuhan konektivitas meningkat signifikan. Kami memastikan jaringan tetap andal dengan dukungan teknologi AI agar pelanggan tetap terhubung di berbagai kondisi,” ujar President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha dalam keterangan resmi, Jumat (19/12/2025).
Pemantauan jaringan dilakukan terpusat melalui Digital Intelligence Operation Center (DIOC) yang memungkinkan penyesuaian kapasitas secara real-time dan adaptif sesuai kebutuhan trafik. Selain itu, Indosat mengimplementasikan teknologi Digital Twin dan AI Agent untuk simulasi jaringan dan otomatisasi operasional, guna meningkatkan efisiensi dan keandalan layanan.
Indosat juga berpartisipasi dalam Posko Gabungan Kemenkomdigi yang beroperasi 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 untuk memperkuat koordinasi dan respons selama periode libur akhir tahun. Perusahaan memprediksi aktivitas digital meningkat dua digit dibandingkan hari biasa.
Seperti operator lainnya, kenaikan penggunaan data internet tidak lepas dari banyaknya penggunaan aplikasi pesan, media sosial, video streaming, dan gim daring di berbagai wilayah Indonesia. Perusahaan pun juga sudah menyiapkan penguatan sinyal di sejumlah titik keramaian selama Nataru.
Baca Juga
Bidik Lonjakan Trafik Liburan, Indosat (ISAT) Luncurkan Paket IM3XPLORE
Seperti diketahui, Kemenkomdigi telah menyiapkan satgas khusus untuk memastikan kualitas layanan telekomunikasi tetap optimal selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2026). Langkah ini untuk mengantisipasi lonjakan trafik jaringan yang diprediksi naik hingga 30%.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid menegaskan, kesiapan jaringan telekomunikasi merupakan bagian dari peran strategis negara dalam menjamin kelancaran mobilitas masyarakat selama libur panjang akhir tahun.
“Memberikan layanan konektivitas terbaik adalah bentuk bela negara kami sesuai tugas dan fungsi,” ujar Meutya dalam pelepasan Satgas Nataru di Jakarta, Jumat (19/12/2025).
Kemenkomdigi menilai stabilitas konektivitas digital selama Nataru tidak hanya berdampak pada kenyamanan masyarakat, tetapi juga menopang aktivitas ekonomi, logistik, dan pemulihan wilayah terdampak bencana di sejumlah daerah.

