KAI Ramal 19,9 Juta Orang Naik Commuter Line Selama Nataru 2025/2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) memprediksi sekitar 19,9 juta penumpang akan menggunakan layanan kereta rel listrik (KRL) alias commuter line selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan, proyeksi tersebut mencakup seluruh wilayah operasional layanan commuter line. “Secara total pada angkutan Nataru tahun ini kami memproyeksikan akan mengangkut sekitar 19,9 juta penumpang,” kata Karina dalam konferensi pers persiapan angkutan Nataru 2025/2026 di Jakarta Utara, Jumat (19/12/2025).
Karina menambahkan, secara tahunan, proyeksi jumlah penumpang commuter line pada Nataru 2025/2026 bertumbuh positif dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya. “Jika dibandingkan dengan angkutan Nataru 2024/2025, proyeksi jumlah penumpang tahun ini meningkat 4%,” tambah dia.
Baca Juga
KAI Commuter Pastikan Operasional KRL Normal pada 1 September Pasca-Demo Ricuh
Lebih terperinci, KRL Jabodetabek diperkirakan melayani sekitar 16,9 juta penumpang selama periode Nataru. “Untuk Commuter Line Jabodetabek, kami memproyeksikan sekitar 16,9 juta penumpang akan menggunakan layanan selama masa angkutan Nataru,” papar Karina.
Sementara itu, Commuter Line Merak diproyeksikan mengangkut sekitar 263.000 penumpang. Adapun Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) diperkirakan melayani sekitar 106.000 penumpang selama masa libur akhir tahun.
Di wilayah Bandung, lanjut Karina, jumlah pengguna commuter line diproyeksikan mencapai sekitar 1,1 juta penumpang. Sementara itu, di wilayah Yogyakarta, KAI Commuter memperkirakan layanan KRL Yogyakarta–Palur akan mengangkut sekitar 545.000 penumpang, serta KA Prambanan-Ekspres (Prameks) rute Yogyakarta–Kutoarjo sebanyak 75.830 penumpang.
Lebih jauh, Commuter Line Surabaya diproyeksikan melayani sekitar 919.000 penumpang selama periode angkutan Nataru kali ini.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memimpin Apel Gelar Pasukan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (18/12/2025) malam. Kegiatan apel pasukan ini menandai dimulainya masa operasi angkutan Nataru 2025/2026.
Pemerintah memprediksi total pergerakan masyarakat pada masa liburan akhir tahun ini mencapai 119,5 juta orang. Beban layanan transportasi akan sangat tinggi dan berlangsung cukup panjang karena dua momentum besar tersebut.
Baca Juga
Kesiapan operasional menjadi hal mutlak mengingat adanya potensi cuaca ekstrem, seperti banjir dan tanah longsor. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI diminta meningkatkan pengawasan terhadap berbagai infrastruktur serta prasarana jalur kereta. "Titik-titik rawan bencana ini sudah kita identifikasi dan sudah kita mitigasi juga, terutama itu di Daop 4 Semarang daerah Jawa Tengah," ujar Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin.
Pihak manajemen kereta api telah memetakan total 131 titik rawan bencana di seluruh wilayah Pulau Jawa. Perbaikan teknis telah dilakukan secara menyeluruh termasuk meninggikan rel yang sering terendam banjir di daerah Kaligawe. "Untuk perlintasan sebidang ini kita menambah 2.800 petugas ekstra dan kita jaga benar," pungkas Bobby.

