Internet Indonesia Mahal dan Lelet di ASEAN, Adopsi 5G Dinilai Jalan di Tempat
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Efisiensi layanan internet Indonesia kembali disorot usai biaya layanan digital di Tanah Air dianggap masih kurang kompetitif dibanding negara-negara ASEAN. Pengamat Ekonomi LPEM UI Teuku Riefky menegaskan, kualitas layanan yang belum optimal berpotensi menahan pertumbuhan ekonomi digital nasional.
“Harga internet di Indonesia itu termasuk yang paling mahal di ASEAN, dengan speed yang berada di papan bawah kawasan,” ujarnya dalam acara Digital Economy and Telco Outlook 2026 yang diselenggarakan Selular Media Network di Jakarta, Rabu (26/11/2025).
Riefky menyebut bahwa kombinasi harga per Mbps yang tinggi dan kecepatan yang relatif rendah membuat pengalaman pengguna terasa mahal tapi lambat. Hal ini pun memberi efek domino pada daya saing sektor e-commerce, telekomunikasi, hingga layanan berbasis teknologi.
Sejumlah laporan juga menunjukkan bahwa biaya internet tetap Indonesia menjadi salah satu yang tertinggi di ASEAN bila dihitung berdasarkan biaya per Mbps. Di sisi lain, kecepatan unduhan Indonesia konsisten berada di dua hingga tiga terbawah di kawasan.
Baca Juga
Telkom Salurkan 111.500 GB Kuota Internet ke 21 Sekolah 3T, Dukung Akses Pendidikan Digital
Lebih lanjut, pemerintah diketahui baru memasuki tahap awal pengembangan jaringan 5G nasional. Salah satunya lewat pembukaan frekuensi baru di 2,6 GHz dan 700 MHz untuk layanan 5G.
Riefky juga menyoroti masalah jaringan dan biaya internet yang mahal, namun tidak sejalan dengan kebutuhan saat ini. Terlebih, produsen smartphone melaporkan adanya peningkatan adopsi perangkat 5G dan mulai memperluas portofolio produk berbasis AI.
Meski ada peluang pertumbuhan di segmen perangkat 5G dan AI, namun Ekonom itu menilai bahwa potensi tersebut tidak akan optimal tanpa perbaikan infrastruktur digital nasional.
"Stabilitas (koneksi) jaringan dan penurunan biaya internet adalah syarat mutlak agar Indonesia dapat mengejar akselerasi transformasi digital di daerah kawasan," tutupnya.

