KKP: Rumput Laut Jadi Komoditas Perikanan Paling Diminati Investor
JAKARTA, investortrust.id - Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (PDSPKP KKP) Machmud menyebutkan, komoditas sektor kelautan dan perikanan yang paling banyak diminati oleh investor adalah rumput laut.
"Terkait dengan minat investasi, yang paling banyak memang ke rumput laut (seaweed). Rumput laut, itu yang paling banyak," ujar Machmud dalam konferensi pers di Gedung KKP, Jakarta, Kamis (20/11/2025).
Baca Juga
Indonesia Ikut Suarakan Masa Depan Rumput Laut Tropis di Panggung Global
Machmud menjelaskan, penggunaan rumput laut di dunia tidak hanya digunakan sebagai bahan baku pangan, melainkan juga non-pangan. Ia mengungkapkan, ada investor yang tertarik untuk menggunakan rumput laut Indonesia sebagai bahan untuk memproduksi sedotan.
Minat investasi tersebut juga sejalan dengan produksi rumput laut di Tanah Air yang memiliki hampir 1.000 jenis. Untuk itu, anak buah Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono ini mengatakan, Indonesia merupakan salah satu produsen rumput laut terbesar di dunia.
"Sebagai contoh itu buat sedotan saja, mereka akan investasi di sini, karena posisinya sedotan sudah mulai tidak menggunakan plastik tapi menggunakan seaweed, dan itu mereka akan investasi," terangnya.
Lebih lanjut, Machmud mengungkapkan pihaknya juga membuka peluang agar investor berinvestasi di pengembangan industri garam. Hal ini pun sejalan dengan target atau program pemerintah untuk mencapai swasembada garam pada 2027 mendatang.
Baca Juga
Indonesia-Vietnam Perkuat Kerja Sama Budidaya Lobster, Tuna hingga Rumput Laut
Kendati demikian, ia tidak memerinci jumlah investasi yang sudah masuk untuk mengembangkan industri garam.
"Terkait garam kita menargetkan akan melakukan swasembada garam pada tahun 2027. Jadi ternyata dengan kebijakan seperti itu banyak investor yang berminat untuk bisa melakukan investasi di Indonesia," papar Machmud.

