Inalum Sebut Danantara Siap Biayai Proyek SGAR Tahap II Senilai Rp 13,36 Triliun
Poin Penting
|
BOGOR, investortrust.id - PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menargetkan keputusan investasi atau final investment decision (FID) untuk proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) tahap II akan dirampungkan pada Desember 2025. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara) siap membiayan proyek tersebut.
Direktur Pengembangan Usaha PT Indonesia Asahan Aluminium Arif Haendra mengungkapkan, proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) tahap II memiliki nilai investasi sebesar US$ 800 juta atau sekitar Rp 13,36 triliun.
"Kurang lebih US$ 700-800 juta, karena memang ada infrastruktur-infrastruktur yang harus kita lengkapi, karena di sana kan remote, jauh dari pelabuhan. Kita harus membangun fasilitas logistik," ungkapnya dalam acara media gathering 2025, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/11/2025).
Terkait sumber pembiayaan untuk membangun smelter tersebut, Arif menyebutkan akan ada aliran dana dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara). Kendati demikian, untuk skema porsi pembiayaannya, ia belum bisa menjelaskan lebih detail.
"Iya, rencananya Danantara akan berperan. Nah, nanti besarnya bagaimana setelah kita bicarakan. Kalau Danantara cukup, kalau kurang ya pasti ada pinjaman. Supaya leverage kita naik, karena kita akan bangun smelter juga," terangnya.
Lebih lanjut, Arif menjelaskan, pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) tahap II ini ditargetkan akan selesai pada akhir 2028 atau awal 2029. Dari smelter tersebut, nantinya kapasitas yang akan dihasilkan mencapai 1-2 juta ton alumina. "Langsung kita masuk fase 2 tahun depan dan akan selesai akhir 2028 atau awal 2029. Satu lagi project yang tadi saya sampaikan, smelter kedua," papar Arif.

