Krakatau Steel – KAI Logistik Bakal Luncurkan Kereta Angkutan Barang per 18 November
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) bersama KAI Logistik akan meluncurkan layanan pengangkutan barang menggunakan moda kereta api pada Selasa (18/11/2025). Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung program nasional Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) 2027 yang dicanangkan pemerintah.
Direktur Utama Krakatau Steel sekaligus Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Akbar Djohan menyatakan, peluncuran tersebut merupakan bentuk komitmen BUMN dalam memperkuat efisiensi logistik nasional dan mendukung kebijakan pemerintah pusat.
“Insyaallah di tanggal 18 November besok, kami sudah lakukan pengiriman memakai kereta api dari kawasan Krakatau Steel di Cilegon. Kami juga sudah membangun konektivitas kapal roro dari Pelabuhan Panjang (Lampung) ke Pelabuhan Cigading (Cilegon),” ungkap Akbar dalam acara ALFI Convex 2025 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (12/11/2025).
Akbar juga menuturkan, inisiatif tersebut sejalan dengan arahan Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam mewujudkan program Zero ODOL.
“Kami sangat apresiasi dengan program strategis Pak Menko untuk mewujudkan program Zero ODOL di tahun 2027. ALFI sebagai arsitek ekosistem rantai pasok nasional akan berkomitmen mendukung semua arahan Pak Menko,” ujarnya.
Lebih lanjut, Akbar menjelaskan, setiap gerbong datar yang digunakan oleh KAI Logistik memiliki kapasitas angkut di bawah 30 ton. Kerja sama ini, kata dia, tidak berbasis konsesi, melainkan kolaborasi antarbadan usaha milik negara untuk mengurangi beban angkutan jalan raya.
“Semangatnya untuk shifting dari truk yang membebani jalan tol Merak (Jalan Tol Tangerang – Merak, red) itu, kita bertahap akan shifting ke kereta api. Dampaknya sangat signifikan karena dana yang digelontorkan pemerintah untuk maintenance jalan akibat kerusakan mencapai sekitar Rp 43 triliun setiap tahun,” tutur Akbar.
Baca Juga
KAI Catat Kenaikan Pelanggan 8,15% Capai 413,8 Juta, Layanan Komuter dan LRT Jadi Motor Pertumbuhan
Sekadar informasi, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan kebijakan Zero ODOL akan diberlakukan efektif mulai 1 Januari 2027.
AHY menyampaikan, isu kendaraan ODOL telah menjadi perhatian nasional dan mendapat atensi khusus dari Presiden Prabowo Subianto serta DPR. Ia menilai, penerapan kebijakan Zero ODOL tidak bisa lagi ditunda mengingat dampaknya terhadap keselamatan dan efisiensi logistik nasional.
“Semua sepakat bahwa kebijakan Zero ODOL ini tidak bisa lagi ditunggu-tunggu atau pun ditunda-tunda. Dengan ikhtiar dan kerja keras kita semua, diharapkan 1 Januari 2027 kebijakan Zero ODOL sudah berlaku efektif,” kata AHY dalam rapat koordinasi di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (6/10/2025).
Rapat tersebut membahas penyelarasan langkah antar-kementerian dan lembaga (K/L) dalam harmonisasi Rancangan Peraturan Presiden tentang Penguatan Logistik Nasional serta finalisasi Rencana Aksi Nasional Penanganan Kendaraan ODOL. “Harmonisasinya di Kementerian Hukum dan ditargetkan selesai pada Oktober 2025,” imbuh AHY.

