Muhaimin Siapkan Progam Pasar 1001 Malam, Manfaatkan Aset 'Idle' Milik Pemerintah
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mengungkap, pihaknya tengah menyiapkan program Pasar 1.001 Malam. Ia menjelaskan program tersebut merupakan upaya pembangunan pusat bisnis UMKM dan Ekonomi Kreatif dengan memanfaatkan aset tidur (idle) milik pemerintah di lokasi-lokasi strategis.
“Kita juga akan menjalankan Pasar 1.001 Malam di mana fasilitas punya negara yang idle dan memiliki posisi strategis akan diserahkan ke UMKM untuk dikelola. Supaya ada display dan eksibisi serta pemasaran yang efektif buat UMKM kita,” kata dia saat menyampaikan keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/11/2025).
Muhaimin menuturkan, UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi nasional menjadi perhatian utama pemerintah dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Khususnya dalam pemerataan akses peluang usaha agar berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat dan di tengah tantangan persaingan ekonomi yang semakin ketat.
Lebih lanjut ia menekankan, seluruh kebijakan tersebut merupakan bagian dari arah baru pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo yang menekankan kebijakan pembangunan harus berdampak pemberdayaan masyarakat.
“Dengan orientasi produktivitas, penanggulangan kemiskinan tidak hanya memberi bantuan, tapi menciptakan kemandirian. Pemberdayaan akan menjadi napas dari semua kebijakan pemerintah ke depan,” tandasnya.
Pria yang karib disapa Cak Imin itu turut menegaskan, arah upaya penanggulangan kemiskinan nasional melalui program produktif yang berorientasi pemberdayaan masyarakat.
Baca Juga
Menko Muhaimin Mau Bikin Proyek 'Pasar 1.000 Malam', Berdayakan UMKM Perempuan
Dalam Rapat Terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (4/11/2025) sore hingga malam tadi, ia menyatakan penanggulangan kemiskinan yang berorientasi pemberdayaan masyarakat menjadi pembahasan utama.
“Beberapa poin yang dihasilkan, salah satu yang paling pokok adalah terus menciptakan penanggulangan kemiskinan yang lebih produktif,” terangnya.
Hasil tersebut, menurutnya, menegaskan pemberdayaan menjadi paradigma utama pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Salah satu langkah konkret pemberdayaan yang akan dilaksanakan, kata Muhaimin, adalah penguatan UMKM. Terutama dalam memastikan akses pasar bagi mereka melalui pemanfaatan aset milik pemerintah.
“Seluruh fasilitas yang dimiliki pemerintah akan melayani dan memberi ruang untuk para pelaku UMKM. Salah satunya juga menerapkan PP Nomor 7 Tahun 2021 bahwa semua fasilitas publik seperti bandara, stasiun, terminal, rest area harus 30% digunakan untuk UMKM,” papar dia.

