Elnusa (ELSA) Bukukan Kenaikan Pendapatan Jadi Rp 10,5 T di Tengah Tekanan Industri Energi
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT Elnusa Tbk (ELSA), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, mencatat kinerja positif hingga kuartal III 2025 dengan pendapatan mencapai Rp 10,5 triliun, tumbuh 9% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Kinerja solid ini menunjukkan kemampuan Elnusa menjaga pertumbuhan berkelanjutan di tengah ketidakpastian industri energi global.
Direktur Keuangan Elnusa Nelwin Aldriansyah menjelaskan bahwa capaian pendapatan tersebut berasal dari kontribusi seimbang seluruh lini bisnis perusahaan yang saling terintegrasi. “Segmen penjualan barang dan jasa distribusi serta logistik energi memberikan kontribusi sebesar 58% dari total pendapatan, didorong kinerja positif bisnis trading bahan bakar minyak (BBM) industri, transportasi energi, pengelolaan depot BBM dan LPG, serta aktivitas bisnis chemical dan BBM INMAR,” ujar Nelwin dalam keterangannya, Rabu (29/10/2025).
Baca Juga
Inovasi Elnusa (ELSA) Dongkrak Produksi Minyak PHR di Jambi Tiga Kali Lipat
Ia menambahkan, segmen jasa hulu migas terintegrasi menyumbang 31% dari total pendapatan, melalui proyek eksplorasi dan produksi di berbagai wilayah kerja Pertamina Group, termasuk layanan seismik, wireline, well testing, cementing, dan engineering procurement & construction (Epcom). Adapun jasa penunjang migas berkontribusi 11%, ditopang layanan marine support, fabrikasi dan konstruksi, serta warehouse & data management yang berperan penting menjaga efisiensi rantai pasok nasional.
Nelwin menegaskan, capaian hingga kuartal III 2025 mencerminkan keberhasilan strategi Elnusa dalam memperkuat fundamental bisnis dan menjaga efisiensi operasional.
Selaras dengan komitmen keberlanjutan, Elnusa memperkuat portofolio bisnis baru melalui layanan pipeline integrity management, seperti in-line inspection services dan foam pig product. Di bidang well production improvement, perusahaan memperkenalkan inovasi, seperti pertasolvent, hydraulic dilation water pumping, dan automatic well performance analyzer untuk mendukung peningkatan produksi migas nasional.
Baca Juga
Entitas Elnusa (ELSA) Rampungkan Proyek Seismik di Thailand Tanpa Insiden
Salah satu inovasi andalan Elnusa adalah penerapan teknologi dual completion dengan velocity string, yang memungkinkan dua reservoir bertekanan berbeda diproduksikan bersamaan tanpa saling mengganggu. Teknologi ini menjadi terobosan pertama di lapangan migas onshore.
Dalam satu tahun terakhir, Elnusa mencatat sederet capaian operasional signifikan di segmen jasa hulu migas terintegrasi, termasuk pelaksanaan survei seismik 3D dan 2D dengan cakupan sekitar 600 km², penyelesaian 1.356 pekerjaan logging, dan pengeboran tujuh sumur di wilayah kerja Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) dengan modular rig yang efisien. Selain itu, Elnusa juga menyelesaikan 215 proyek layanan cementing dan coiled tubing services, serta meningkatkan kegiatan intervensi sumur dengan hydraulic workover unit (HWU) pada 123 sumur, naik 19,4% dibandingkan tahun sebelumnya.

