Jabat Kepala Bapanas, Amran Sulaiman Targetkan Swasembada Pangan dalam 2-3 Bulan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menegaskan komitmennya mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional. Hal itu disampaikan usai prosesi serah terima jabatan (sertijab) Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dari Arief Prasetyo Adi.
Resmi menjabat sebagai Kepala Bapanas sekaligus Mentan, Amran menegaskan sinergi Kementan dan Bapanas akan memperkuat arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan. Ia optimistis capaian itu bisa terealisasi dalam waktu singkat.
Baca Juga
IHSG Ditutup Melemah 0,37% Usai Cetak Rekor Intraday 8.288, Sejumlah Saham Ini Cetak ARA
“Kami hanya punya satu visi, Pak Presiden, swasembada pangan. Insyaallah dua-tiga bulan ke depan gagasan besar Bapak Presiden itu bisa jadi kenyataan. Target empat tahun bisa kita percepat jadi satu tahun. Ini kerja kita semua tanpa kecuali,” ujar Amran di Gedung Bapanas, Jakarta, Senin (13/10/2025).
Amran menjelaskan, langkah percepatan akan difokuskan pada penguatan produksi, stabilisasi stok, dan pengendalian harga pangan nasional. Menurutnya, capaian positif sektor pangan yang telah dibangun harus dijaga dengan kerja konkret dan koordinasi berkelanjutan.
“Kita tidak boleh berhenti di capaian. Semua keberhasilan di bawah Pak Arief harus kita lanjutkan. Kita harus jaga sistemnya, ritmenya, dan percepat langkahnya,” tegasnya.
Baca Juga
Sampaikan Selamat pada Amran, Zulhas Paparkan Tantangan Pelaksanaan MBG
Ia menilai, sinergi lintas lembaga seperti Kementan, Bapanas, Bulog, dan Kemenko Pangan menjadi kunci menjaga ketersediaan serta stabilitas harga. Selain mempertahankan hasil yang ada, pemerintah juga akan memperluas upaya swasembada ke komoditas strategis lainnya.
Kementan menargetkan peningkatan produksi jagung, gula, kelapa sawit, minyak nabati, daging ayam, telur, cabai, bawang merah, kopi, dan kakao agar kemandirian pangan tidak hanya berfokus pada beras, melainkan menjadi gerakan nasional lintas komoditas.
“Presiden sudah menegaskan, kedaulatan pangan bukan sekadar program, tapi martabat bangsa. Karena itu, setiap jengkal tanah yang bisa ditanami dan setiap petani yang mau bergerak harus kita dukung sepenuhnya. Inilah semangat kita ke depan,” tutup Amran.

