XLSmart (EXCL) Dorong Revolusi eSIM Lewat Pre-Order iPhone 17
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) secara resmi meluncurkan program pre-order iPhone 17 series dengan penawaran eksklusif myPRIO DEAL yang langsung mendukung teknologi eSIM. Penjualan dibuka mulai 10 Oktober 2025, dengan pengiriman unit perdana dijadwalkan dimulai 17 Oktober mendatang.
Chief Marketing Officer XLSmart, Alfons Eric Bosch Sansa menegaskan bahwa integrasi eSIM menjadi salah satu nilai tambah utama bagi pelanggan. “Melalui myPRIO DEAL, pelanggan dapat menikmati teknologi terbaru iPhone 17 dengan koneksi lebih cepat, stabil, dan efisien di jaringan XL PRIORITAS,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi, Senin (13/10/2025).
Alfons menyebut bahwa eSIM sudah langsung “tertanam” di perangkat yang dipesan, sehingga pelanggan tidak perlu memasang kartu SIM fisik dan dapat memanfaatkan fitur dual SIM digital.
Lebih lanjut, pre-order ini sudah mencakup semua varian iPhone 17, iPhone 17 Air, iPhone 17 Pro, hingga iPhone 17 Pro Max. Selama masa pre-order, XLSmart menyediakan bundling menarik seperti diskon hingga 50% dan kuota 2× lebih besar hingga 240 GB per bulan, mulai dari paket harga Rp 449 ribu.
Baca Juga
Resmi! Harga iPhone 17 dan iPhone Air Dibanderol Mulai Rp 17 Jutaan
Pelanggan yang ingin merasakan langsung pengalaman menggunakan iPhone 17 Air juga dapat mengunjungi XL Center tertentu secara eksklusif. XLSmart juga menyediakan empat pilihan paket myPRIO DEAL: Gold mulai dari Rp 37.417 per bulan dengan kuota 60 GB, Platinum Rp 51.250 per bulan dengan kuota 100 GB, Diamond Rp 65.083 per bulan dengan kuota 170 GB, dan Ultima Rp 81.667 per bulan dengan kuota 240 GB.
Lewat kolaborasi ini, XLSmart sekaligus menjawab kebutuhan pengguna digital yang semakin tinggi terhadap konektivitas cepat dan fleksibel. Program ini juga memberi ruang bagi pengguna untuk mencoba pengalaman eSIM sebagai alternatif dari kartu fisik yang selama ini lebih umum digunakan.
Menurut data Kemenkomdigi, penetrasi pengguna eSIM di Indonesia masih terbilang rendah. Hingga akhir 2024, tercatat hampir satu juta pengguna beralih ke eSIM di seluruh operator seluler dari total sekitar 280 juta SIM fisik yang beredar di Indonesia.
Pemerintah melalui Komisi Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah menerbitkan Peraturan Menkomdigi Nomor 7 Tahun 2025 tentang pemanfaatan teknologi eSIM dalam telekomunikasi, sebagai langkah mendorong migrasi bertahap dari SIM fisik ke digital. Dengan regulasi ini, eSIM diharapkan menjadi opsi yang sah dan aman di masa depan.

