Asus 'Pede' Kuasai Pasar Laptop AI Premium Tanah Air
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Asus menegaskan keseriusannya menggarap pasar laptop AI premium melalui lini ProArt. Meski pasarnya belum besar, merek asal Taiwan itu optimistis akan terus tumbuh di tengah meningkatnya tren penggunaan kecerdasan buatan di perangkat komputasi.
Menurut Country Marketing Manager Asus Indonesia, Devina Larissa saat ini Asus menguasai 40% pangsa pasar laptop nasional dan tetap berada di posisi teratas sejak 2013.
“Total sih kita 40% market share, cuma kan kita udah nomor satu dari tahun 2013. Tapi untuk Copilot+ PC, kita memang 60%,” ujarnya usai peluncuran Asus ProArt P16 di Jakarta, Jumat (10/10/2025).
Baca Juga
ASUS ProArt P16 Resmi Hadir di Indonesia, Laptop AI untuk Kreator Profesional
Devina menjelaskan, meski Asus mendominasi pasar laptop secara umum, kontribusi lini ProArt masih berada di bawah 10%. “Karena ini kan sebenernya niche market, yang kita pakai untuk pro creators, yang perlu banget spek tinggi banget. Jadi kita bisa bilang yang heavy creators,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa Asus tidak berfokus mengejar volume penjualan di segmen ini, melainkan pada pendidikan pasar dan komunitas pengguna. “Kita sering edukasi dari kampus, komunitas, dan masuk di acara-acara yang memang creators yang spesifik kayak fotografer, sinematografi, editing. Kita memang Asus mau masuk di situ,” katanya.
Lebih lanjut, Asus juga mengklaim memiliki sejumlah produk yang cocok untuk kebutuhan berbagai segmen di Indonesia. "Kita punya Zenbook, VivoBook, ProArt, dan Gaming. Jadi kita bisa bilang untuk segala segmen, kita provide pilihannya,” jelas Devina.
Dengan reputasi kuat di pasar laptop dan pengalaman panjang di industri, Devina optimistis ProArt akan terus diterima oleh masyarakat. “So far dengan keberhasilan yang ada, harusnya ProArt ini cukup diterima oleh masyarakat, terutama untuk mereka yang memang membutuhkan spesifikasi dengan checklist yang banyak,” tutupnya.

