Sopir Logistik 14 Jam Nyetir Nonstop, Menhub Janji Atur Ulang
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Ketua Umum Rumah Berdaya Pengemudi Indonesia (RBPI), Ika Rostianti menyoroti jam kerja sopir logistik yang dinilai tidak manusiawi.
Ika menyebutkan, berdasarkan laporan anggotanya, sopir logistik kerap dituntut bekerja dengan durasi panjang. Salah satunya perjalanan Jakarta–Surabaya yang ditempuh dalam waktu 14 jam tanpa istirahat yang cukup.
“Selain muatan berlebih, kompetensi dan jam istirahat para sopir tidak diperhatikan sungguh-sungguh oleh perusahaan logistik. Efeknya banyak kecelakaan. Dalam 1 minggu, sekitar 7–8 anggota kami mengalami kecelakaan di bidang logistik,” kata Ika dalam pertemuan pimpinan DPR bersama Komisi V DPR, Menteri Perhubungan, Wakil Menteri Sekretaris Negara, dan Asosiasi Pengemudi Independen (ASPI) di gedung parlemen, Jakarta, Rabu (1/10/2025).
Ia menambahkan, sebagian sopir logistik juga menggunakan doping atau narkoba untuk tetap terjaga selama di perjalanan. “Soalnya enggak masuk akal, Jakarta – Surabaya bisa ditempuh 14 jam,” lugas Ika.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk menyusun aturan terkait jam kerja sopir logistik.
“Jam kerja itu nanti kita akan mengajak Kemenaker untuk merumuskan bagaimana sebaiknya kita memberikan pengaturan pada jam kerja pengemudi, supaya menghindari hal-hal yang sudah disampaikan teman-teman asosiasi,” jelas dia.
Dudy mengaku telah bertemu dengan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli untuk membahas rancangan aturan tersebut. “Nanti akan kita lihat bagaimana draf hingga perlindungan para sopir logistik dari pihak Kemenaker,” ucap dia.

