Kebanjiran Peminat, Apple Genjot Produksi iPhone 17 Hingga 40%
Poin Penting
|
CALIFORNIA, investortrust.id - Apple dilaporkan kebanjiran permintaan untuk model iPhone 17 setelah periode pre-order akhir pekan lalu melampaui prediksi. Perusahaan dilaporkan meminta setidaknya dua pemasok utama, termasuk Luxshare Precision di China, untuk meningkatkan produksi iPhone 17 varian standar hingga 40% per hari.
Dikutip dari Reuters, Sabtu (20/9/2025), langkah ini mencerminkan lonjakan minat konsumen pada model paling murah itu yang kini membawa fitur layar dan kamera setara seri Pro. Tren ini menunjukkan adanya pergeseran perilaku konsumen yang lebih price-sensitive.
Di sisi lain, banyak pengguna lebih memilih iPhone 17 standar dibandingkan model Pro yang dibanderol mulai US$ 1.099, meskipun Pro biasanya menawarkan material premium, kamera lebih canggih, prosesor terbaru, serta tampilan superior.
Menurut analis Ming-Chi Kuo, pesanan awal seri iPhone 17 melampaui penjualan seri 16 di tahap awal. JPMorgan bahkan memperkirakan volume pengiriman iPhone akan mencapai 236 juta unit pada tahun fiskal 2026, tumbuh sekitar 2% YoY.
Meski model standar mencatat permintaan tinggi, iPhone 17 Pro Max tetap menjadi primadona di segmen premium, dengan kenaikan produksi sekitar 60% dibanding tahun lalu. Namun, waktu pengiriman model ini dilaporkan lebih panjang akibat kapasitas produksi yang terbatas.
Baca Juga
Kondisi ini menghadirkan dilema bagi Apple. Di satu sisi, lonjakan minat pada model entry-level membantu mempertahankan pangsa pasar global. Di sisi lain, pergeseran ke produk lebih murah berpotensi menekan margin keuntungan perusahaan yang selama ini ditopang penjualan seri premium.
Di pasar Indonesia, tren serupa bisa saja berulang. Konsumen Tanah Air cenderung mencari keseimbangan antara harga dan fitur. Kehadiran iPhone 17 standar dengan teknologi layar dan kamera yang lebih baik membuka peluang lebih luas bagi segmen pengguna muda serta kelas menengah yang sebelumnya lebih memilih model lama.
Analis Pasar Smartphone sekaligus Senior Consultant di SEQARA Communications, Aryo Meidianto, kehadiran iPhone 17 bulan depan menjadi ujian bagi pasar flagship di Indonesia. Terlebih, banyak konsumen yang sangat mempertimbangkan ekosistem dan pengalaman penggunaan.
"Desain yang fresh dan fitur-fitur baru cukup menarik, terutama untuk loyalis iPhone yang sangat kuat. Kalau iPhone bisa memberi sesuatu yang lebih unggul, sebagian konsumen bisa saja beralih,” katanya saat dihubungi investortrust.id beberapa waktu lalu.

