Anindya Bakrie Tegaskan Pentingnya Konsolidasi Dunia Usaha Demi Stabilitas dan Kepercayaan Investor
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menegaskan pentingnya konsolidasi dunia usaha dalam menghadapi situasi yang berkembang di dalam negeri. Hal itu disampaikannya saat menutup rapat virtual bersama Anggota Luar Biasa (ALB) pada Senin (1/9/2025). Dalam pertemuan tersebut, Anindya didampingi oleh Erwin Aksa selaku Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Pemberdayaan Daerah.
Menurut Anindya, Kadin akan mengumpulkan masukan dari seluruh asosiasi dan Kadin provinsi untuk kemudian dirumuskan menjadi narasi dan substansi yang tajam. “Aspirasi ini akan kami sampaikan kepada Presiden dan pimpinan pemerintah agar kebijakan yang diambil sejalan dengan kebutuhan pelaku usaha,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa Kadin berkomitmen menjaga stabilitas melalui koordinasi dengan aparat keamanan. Kadin akan menjadwalkan audiensi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah guna memastikan keamanan di sentra industri sekaligus memperbaiki aliran informasi. Langkah ini dilakukan agar pelaku usaha tidak terbawa rumor dan dapat menentukan arah operasional dengan tepat.
"Mungkin baik juga kita melaksanakan audiensi dengan APH (aparat penegak hukum), TNI, Polri, karena tadi banyak keluhannya mengenai informasi mengenai keamanan, apa berikutnya, dan lain-lain. Nah, ini buat sinyal juga kasih lihat bahwa Kadin Indonesia bersama asosiasi dan Kadin provinsi dan kabupatan/kota concern (soal keamanan)," imbuh Anin.
Baca Juga
Meredam Unjuk Rasa, Anin Minta Pengurus Kadin Jalin Komunkasi
Di sisi lain, Kadin tetap mendorong dunia usaha untuk berinvestasi dan berdagang meskipun terdapat anjuran bekerja dari rumah. Anindya menyebutkan bahwa sektor manufaktur harus tetap berjalan dengan perlindungan yang memadai. Ia menambahkan bahwa Kadin akan bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dalam penyelenggaraan program pasar murah dan beras murah untuk meredam gejolak harga serta menunjukkan peran nyata pengusaha di tengah masyarakat.
Lebih dari dua ratus asosiasi hadir dalam pertemuan tersebut, yang menurut Anindya menjadi bukti kesatuan suara dunia usaha. Ia menegaskan bahwa Kadin akan mengupayakan pertemuan dengan Menteri Investasi dan pejabat terkait demi menjaga kepercayaan investor.
“Kita harus memastikan bahwa pemerintah dan dunia usaha benar-benar mengendalikan situasi sehingga sinyal kepercayaan tetap terjaga,” kata Anindya.

