AI Jadi Senjata Baru Perbankan, Lintasarta Tekankan Pentingnya Kolaborasi dengan Regulator
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Lintasarta sebagai artificial intelligence (AI) factory dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group menegaskan percepatan digitalisasi sektor keuangan semakin nyata. Teknologi kecerdasan buatan kini dinilai menjadi instrumen paling efektif dalam mendorong produktivitas sektor riil dan menjaga daya saing nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Head of Industry Solution Lintasarta Nurendrantoro dalam diskusi panel Indonesia Digital Bank Summit 2025 di Hotel Raffles, Jakarta, seperti dikutip Kamis (21/8/2025).
Ia menekankan bahwa peran AI di industri keuangan bukan hanya mempercepat proses bisnis, tetapi memperkuat akurasi layanan yang sebelumnya bergantung pada tenaga manusia.
Baca Juga
Cetak Talenta Digital, Lintasarta Luluskan 412 AI Engineer Siap Kerja
Menurut Nurendrantoro, pemanfaatan AI dapat mendukung proses penting, seperti credit scoring dengan tingkat ketepatan lebih tinggi, serta deteksi penipuan (fraud detection) yang berjalan lebih cepat dengan memanfaatkan jutaan titik data dari berbagai sumber.
“AI itu bisa mendampingi manusianya untuk melakukan beberapa pekerjaan secara efektif. Yang tadinya harus dikerjakan satu orang dalam waktu lama, dengan AI proses itu bisa jauh lebih cepat,” ujarnya.
Kolaborasi sebagai kunci
Meski demikian, Nurendrantoro mengingatkan bahwa akselerasi digital di sektor keuangan tidak bisa dijalankan sepihak. Menurutnya, keberhasilan inovasi berbasis AI hanya dapat dicapai jika ada sinergi kuat antara lembaga keuangan, penyedia teknologi, dan regulator.
“Dari sisi lembaga keuangan, berjalan sendiri itu sulit. Namun, kalau bisa jalan bareng dengan penyedia teknologi dan didukung regulator, maka akan muncul lebih banyak kolaborasi. Dengan begitu, upaya pencegahan penipuan bisa dilakukan lebih efektif,” jelasnya.
Ia menegaskan, pendekatan kolaboratif akan menghasilkan ekosistem yang lebih sehat, baik dalam mendorong inovasi maupun melindungi masyarakat dari potensi risiko digital.
Baca Juga
Lintasarta Luncurkan Semesta AI, Dukung Startup Lokal Bangun Solusi AI untuk Indonesia
Dengan kombinasi antara inovasi teknologi dan kebijakan yang responsif, Nurendrantoro optimistis sektor keuangan digital Indonesia mampu memberi dampak nyata bagi perekonomian.
Menurutnya, adopsi AI akan meningkatkan produktivitas, memperluas akses layanan keuangan, sekaligus memperkuat sistem keamanan perbankan digital. “Kalau semua pihak bergerak bersama, Indonesia bisa melangkah lebih cepat dalam mengintegrasikan AI ke sistem keuangan. Pada akhirnya, masyarakat akan merasakan layanan yang lebih aman, cepat, dan inklusif,” pungkasnya.

