Minimalisir Potensi Penipuan, IM3 Perkenalkan Fitur SATSPAM
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk meminimalisir ancaman penipuan digital, termasuk scam dan spam, yang semakin marak di Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchinson (IOH) melalui brand IM3 meluncurkan fitur Satuan Anti Scam dan Spam (SATSPAM). Fitur berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) ini diintegrasikan langsung ke jaringan 5G IM3, sehingga aktif secara otomatis untuk seluruh pengguna.
SVP Head of National Brand IM3 Essy Cinta mengungkapkan, ancaman scam dan spam kini telah menjadi masalah nasional, bukan sekadar persoalan individu atau keluarga. Berdasarkan data Global Anti Scam Alliance (GASA), dua dari tiga orang Indonesia menerima scam atau spam setiap minggu, dan satu dari empat di antaranya sampai mengalami kerugian material.
“Kita merasa bahwa kita perlu melakukan sesuatu untuk mengatasi tantangan ini, makanya kita bikin fitur yang namanya SATSPAM, yang merupakan perlindungan digital untuk semua warga Indonesia berbasis AI dan juga ditempel oleh jaringan 5G,” ujarnya, di Jakarta, Minggu (10/9/2025).
Baca Juga
Indosat (ISAT) Sebut Pelanggan Pascabayar IM3 Platinum Tumbuh Pesat, Ini Penyebabnya
Dalam menggaungkan kampanye ini, IM3 menggandeng Najwa Shihab sebagai brand ambassador. Menurut Essy, Najwa dipilih karena integritas dan keberaniannya melawan misinformasi, selaras dengan nilai SATSPAM yang relevan, adatif, dan inklusif.
“Kampanye bertajuk ‘Nomor Modus No More’ ini diharapkan menjadi gerakan kolektif melawan penipuan digital,” kata Essy.
Di kesempatan yang sama, SVP Group Customer Experience Indosat Philip Joseph menjelaskan secara teknis SATSPAM memiliki dua versi layanan. Versi dasar tersedia gratis untuk semua pelanggan prabayar dan pascabayar, dengan fitur pendeteksian panggilan dan SMS mencurigakan disertai dengan notifikasi peringatan.
Baca Juga
Gandeng Apple, IM3 Platinum Tawarkan “Bundling” iPhone 16 mulai Rp 1,5 Juta dan Kuota 200GB
Sementara SATSPAM Plus memberikan perlindungan lebih lanjut dengan kode warna untuk jenis panggilan serta akses rekaman melalui aplikasi IM3.
“Teknologi ini telah kita pelajari selama beberapa tahun. Jadi, semakin banyak pelanggan yang mencoba untuk mencari pelanggan individu, atau menggunakan IM3, atau bahkan tidak menggunakan IM3. AI mempelajari bagaimana untuk mengetahui hal ini, kemudian menunjukkan notifikasi ke pelanggan,” ucap Philip.
Ia berharap fitur SATSPAM dapat menjadi solusi komprehensif melindungi masyarakat dari ancaman scam dan spam, sekaligus mendorong kesadaran bersama untuk memutus rantai kejahatan digital di Indonesia.

