Indonesia Perlu Belajar dari Thailand dalam Inovasi Kemasan Produk Mamin untuk Dorong Ekspor
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) menilai Indonesia perlu mencontoh inovasi Thailand dalam memasarkan produk makanan dan minuman, khususnya dari segi kemasan. Pasalnya, kualitas kemasan produk asal negeri Gajah Putih dinilai jauh lebih unggul dibandingkan Indonesia, sehingga mampu menembus pasar ekspor dengan lebih mudah.
Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian, Edi Prio Pambudi, mengatakan kemasan yang menarik dan higienis menjadi salah satu faktor penting yang patut dipelajari oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Tanah Air.
"Thailand punya keunggulan terutama dalam pengolahan produk makanan dan packaging. Kemasan mereka sangat bagus sehingga bisa diekspor," ujarnya saat ditemui usai pembukaan Thailand Week 2025 di Jakarta, Jumat (8/8/2025).
Baca Juga
Teken MoU, Indonesia Bidik Peningkatan Ekspor CPO hingga Kopi ke Selandia Baru
Edi menambahkan, dari segi teknologi, industri makanan dan minuman Indonesia sebenarnya tidak tertinggal jauh dibandingkan Thailand. Namun, ia mencontohkan produk buah-buahan kemasan asal Thailand dapat bertahan lama tanpa bahan pengawet, berkat teknologi pengemasan yang canggih.
"Jadi kemasannya menarik, penyajiannya menarik, sehingga orang ingin membeli. Yang utama adalah unsur higienisnya, karena Thailand sudah sangat maju di situ," jelasnya.
Selain makanan dan minuman, Edi mengungkapkan Thailand juga unggul di sektor produk kesehatan. Menurutnya, kerja sama perdagangan yang baik antara Indonesia dan Thailand dapat dimanfaatkan untuk mempelajari keunggulan tersebut, sekaligus memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar ASEAN.
"Selama ini hubungan perdagangan dengan Thailand memang meningkat, tapi masih pelan. Dalam ASEAN, kita sudah sepakat untuk meningkatkan hubungan antarnegara agar lebih kuat," tutupnya.

