Meski Pasar Lesu, Mitsubishi Fuso Tetap Rajai Kendaraan Niaga dengan 38% 'Market Share'
Poin Penting
|
TANGERANG, investortrust.id - Pasar kendaraan komersial nasional terpantau melemah pada semester pertama 2025, dipengaruhi lesunya kondisi ekonomi global dan domestik. Meski begitu, Mitsubishi Fuso tetap mempertahankan posisinya sebagai market leader dengan pangsa pasar mencapai 38,3% secara akumulatif.
Sales & Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Aji Jaya menjelaskan bahwa tren penjualan Januari–Juni mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Kalau data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) menunjukkan, itu tidak lebih bagus dari tahun lalu. Banyak faktor, salah satunya kondisi ekonomi global yang belum sesuai harapan,” ujarnya saat ditemui di press day Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, Rabu (23/7/2025).
Baca Juga
Mitsubishi Pertimbangkan Bawa Mobil Hybrid Baru di Indonesia
Aji menyebut, penurunan penjualan terjadi secara umum di sektor kendaraan niaga. Faktor eksternal, seperti ketegangan geopolitik, perlambatan ekonomi global, dan fluktuasi harga komoditas memberi dampak terhadap permintaan kendaraan.
Meski begitu, Aji mengaku optimistis pada semester kedua 2025 akan ada pertumbuhan, meski tidak signifikan. “Harapannya tetap ada growth, tetapi mungkin tidak terlalu signifikan. (sektor) Logistik masih jadi kontributor utama,” tuturnya.
Sektor logistik, manufaktur, dan konstruksi disebut masih menunjukkan performa stabil. Namun, sektor seperti pertambangan dan perkebunan belum memberikan kontribusi maksimal terhadap penjualan kendaraan komersial.
“Kita punya enam sektor utama, dan manufaktur masih oke. Namun, mining dan plantation sepertinya belum sesuai harapan,” ungkap Aji.
Soal efek tarif dagang AS atau kebijakan global tarif Trump, Aji menilai pengaruhnya belum terlalu kentara. Adapun yang lebih berdampak langsung adalah perlambatan aktivitas ekonomi di dalam negeri dan luar negeri.
Baca Juga
Meski menghadapi tekanan pasar, Mitsubishi Fuso tetap mencatat dominasi selama 3 bulan berturut-turut pada kuartal II. “April, Mei, Juni kita konsisten di 40% . Akumulatifnya sampai Juni 38,3%,” kata Aji dengan percaya diri.
Dengan pencapaian tersebut, KTB menargetkan dapat menutup tahun 2025 tetap sebagai pemimpin pasar kendaraan niaga. Fuso juga menyiapkan strategi peluncuran produk dan penguatan layanan purna jual untuk mempertahankan tren positif ini hingga akhir tahun.

