Jadi Pilihan Safe Haven, Big Beautiful Bill Dongkrak Harga Bitcoin ke Rekor Baru ATH US$ 116.526
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Harga Bitcoin (BTC) melonjak ke rekor tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) US$ 116.526 pada Jumat (11/7/2025) pukul 04.20 WIB, tidak lebih dari seminggu setelah Donald Trump menandatangani Big Beautiful Bill menjadi undang-undang. Mata uang kripto utama ini telah naik sekitar 6% sejak penandatanganan undang-undang tersebut, dengan Ethereum dan altcoin lainnya mengikuti di belakangnya.
Reli ini terjadi di tengah gelombang perubahan ekonomi makro, meningkatnya utang AS, pengetatan pasar obligasi, dan arus masuk ETF yang bersejarah.
Big Beautiful Bill senilai US$ 3,3 triliun dari Presiden AS Donald Trump yang ditandatangani pada 4 Juli, memicu kenaikan utang AS sebesar US$ 410 miliar. Undang-undang ini menaikkan batas utang sebesar US$ 5 triliun dan secara permanen memperpanjang pemotongan pajak utama.
Pasar melihat ini sebagai inflasi. Investor beralih dari obligasi ke aset langka seperti Bitcoin. Besarnya dan kecepatan pelaksanaan undang-undang ini telah memperkuat ketakutan akan disiplin fiskal.
Bitcoin, dengan pasokan tetapnya, kembali muncul sebagai safe haven alias lindung nilai terhadap penurunan nilai flat. Melansir BeInCrypto, Jumat (11/7/2025) ETF Bitcoin Spot Blackrock (IBIT) telah mencapai US$ 76 miliar dalam aset yang dikelola. Itu tiga kali lipat dari yang dimilikinya hanya 200 hari perdagangan yang lalu.
Sebagai perbandingan, dibutuhkan ETF emas terbesar lebih dari 15 tahun untuk mencapai tonggak yang sama. Arus institusional kini menjadi pendorong kuat aksi harga, mendorong Bitcoin lebih dalam ke portofolio arus utama.
Baca Juga
Bitcoin Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa di US$ 112.000, Pasar Kini Nantikan Keputusan The Fed
Pada bulan Juni, Federal Reserve mengurangi neracanya sebesar US$ 13 miliar, membawanya ke US$ 6,66 triliun terendah sejak April 2020. The Fed kini telah memotong lebih dari US$ 2,3 triliun dalam aset selama tiga tahun terakhir.
Sementara itu, kepemilikan Treasury turun US$ 1,56 triliun dalam periode yang sama. Dengan lebih sedikit pembeli di pasar obligasi dan lebih banyak utang yang diterbitkan, investor beralih ke penyimpanan nilai alternatif.
Selain itu, Ethereum (ETH) diperdagangkan mendekati US$ 3.000, naik 14% sejak Big Beautiful Bill menjadi undang-undang. Solana, Avalanche, dan altcoin lainnya juga mengalami reli.
Modal ritel dan institusional kembali. Meme coin dan token DeFi mendapatkan daya tarik seiring kembalinya sentimen spekulatif. Kripto sekali lagi memimpin siklus risk on.
Baca Juga
Awal Pekan Harga Bitcoin Ceria, Bakal Capai Titik Tertinggi Baru?
S&P 500 telah melonjak 30% sejak titik terendahnya pada April 2025, mencapai rekor tertinggi baru minggu ini. Ini menandakan kepercayaan investor yang kuat pada aset berisiko tinggi dan pertumbuhan tinggi.
Bitcoin mendapat manfaat langsung dari lingkungan ini. Saat ekuitas reli, kripto cenderung mengikuti. Pasar melihat Big Beautiful Bill sebagai stimulus tidak langsung dan merespons sesuai.
Rekor tertinggi terbaru Bitcoin adalah respons terhadap perubahan struktural bukan hype. Big Beautiful Bill memperluas defisit dan mengguncang kepercayaan di pasar utang AS.
Dengan meningkatnya ketakutan inflasi dan akses institusional yang berkembang, Bitcoin menjadi lindung nilai makro pilihan. Saat kripto memasuki pasar bull baru, semua mata kini tertuju pada Federal Reserve dan keputusan pemotongan suku bunga.

