Pegadaian Catat 10 Juta Transaksi Digital pada Semester I 2025, Tabungan Emas Jadi Primadona
JAKARTA, investortrust.id – PT Pegadaian terus membuktikan komitmennya dalam menjalankan transformasi digital. Pada semester pertama tahun 2025, perusahaan mencatatkan lebih dari 10 juta transaksi digital, tumbuh 215% year-to-date (YTD) dengan total nilai transaksi mencapai Rp 32 triliun. Pencapaian ini sekaligus menandai lonjakan signifikan dalam adopsi layanan keuangan digital oleh masyarakat.
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. “Lebih dari sekadar angka, 10 juta transaksi ini mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap solusi digital kami yang cepat, aman, dan mudah. Ini juga menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi digital Pegadaian,” ujar Damar.
Baca Juga
Top! Ini Terobosan Baru Pegadaian, Emas Fisik Kini Bisa Langsung Jadi Tabungan Emas
Salah satu layanan unggulan yang mencatat permintaan tinggi adalah Tabungan Emas. Produk ini menjadi pilihan investasi praktis karena bisa diakses langsung melalui aplikasi Pegadaian Digital. Masyarakat tidak hanya bisa membeli dan menjual emas secara real-time, tetapi juga memanfaatkan berbagai fitur seperti, Gadai Tabungan Emas, Deposito Emas, dan Setor Fisik Emas (fitur baru yang kini tersedia di 13 outlet Jabodetabek dan Balikpapan).
Fitur Setor Fisik Emas memungkinkan nasabah menyetorkan emas batangan secara langsung ke saldo Tabungan Emas mereka. “Jika menyetor 5 gram emas fisik, saldo akan langsung bertambah 5 gram di aplikasi. Bahkan, saldo tersebut bisa digadai atau dijadikan deposito, sehingga menjadi investasi yang produktif,” jelas Elvi Rofiqotul Hidayah, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian, dalam uji coba fitur tersebut di Pegadaian Salemba, Jakarta (25/6/2025).
Baca Juga
Badai Emas Pegadaian 2025: Transaksi Digital Bisa Bawa Pulang Emas 1 Kg dan Paket Haji
Pegadaian terus memperluas kanal layanan digital melalui Agen Pegadaian, bank mitra, e-commerce, dan platform investasi. Seluruh inovasi ini merupakan bagian dari strategi besar Pegadaian untuk mendukung inklusi keuangan digital nasional sekaligus memperkuat literasi keuangan di semua kalangan. “Kami ingin memastikan seluruh masyarakat, dari kota hingga pelosok, memiliki akses mudah terhadap layanan keuangan yang aman dan modern,” tambah Damar.
Pegadaian juga menegaskan komitmennya terhadap tata kelola yang transparan dan mendukung penuh arah transformasi digital BUMN dalam kerangka Indonesia Emas 2045.

