Kecepatan Makin Ngebut, KA Bandara Soetta Targetkan 2,5 Juta Penumpang di 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) membidik penumpang kereta api (KA) Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) naik menjadi 2,5 juta orang hingga akhir 2025. Sejalan dengan itu, kecepatan kereta ditambah sehingga makin ngebut.
''Pada 2023 setelah kita kelola, pertumbuhan volume penumpang cukup signifikan sekitar 1,9 juta. Kemudian pada 2024 meningkat 12% menjadi 2,2 juta. Harapannya, tahun ini lebih cepat (perjalanannya), waktu (headway) dari dan menuju bandara, dan bisa meningkat sampai 2,5 juta volume (penumpang)-nya," ungkap Direktur Utama KAI Commuter Asdo Artriviyanto saat perjalanan KA Basoetta dari Manggarai menuju Bandara, Jakarta, Selasa (1/7/2025).
Adapun KA Basoetta memiliki beberapa titik perhentian, yakni Stasiun Manggarai, BNI City, Tanah Abang, Duri, Rawa Buaya, Batu Ceper, hingga Bandara Soekarno-Hatta (CGK).
Baca Juga
Dikatakan Asdo, kecepatan kereta juga meningkat secara bertahap, dari semula 60 km per jam menjadi 70 km per jam dari Stasiun BNI City-Tanah Abang (PP).
"Kemudian dari Tanah Abang ke Duri yang tadinya hanya 50 km per jam, sekarang bisa 80 km per jam. Lalu, dari Duri ke Batu Ceper yang tadinya 75 km per jam, sekarang bisa 90 km per jam. Begitu juga yang dari Batu Ceper menuju Stasiun Bandara Soekarno-Hatta yang tadinya 90 km per jam, sekarang meningkat menjadi 95 km per jam," jelas Asdo.
Baca Juga
Promo Whoosh, KAI Kasih Potongan Harga 20% untuk Rombongan pada Liburan Sekolah
Dia menjelaskan, saat ini KAI Commuter memiliki 10 trainset (TS) KA Basoetta. Dari jumlah itu, 5-6 TS beroperasi secara normal dan sisanya diperuntukkan sebagai cadangan armada.
"Kita punya 10 trainset, yang selama ini kita operasikan 5-6 trainset. Yang lainnya untuk siklus perawatan dan cadangan. Adapun penambahan frekuensi untuk KA Basoetta yang tadinya 64 (perjalanan), sekarang 70 (perjalanan) di weekday karena menyesuaikan jadwal penerbangan," kata Asdo.

