Yayasan Buddha Tzu Chi Mulai Renovasi 232 RTLH di Jakarta Pusat Pekan Depan
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan, renovasi sebanyak 232 rumah tak layak huni (RTLH) yang dilakukan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat mulai dilaksanakan pekan depan, tepatnya pada 22 April 2025.
Demikian disampaikannya saat meninjau kawasan RTLH didampingi oleh Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sugianto Kusuma (Aguan), Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya N Bakrie, dan Walikota Jakarta Pusat Arifin di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (15/4/2025).
“Ini kan yang 232 (rumah) minggu depan tanggal 22 (April 2025). Jangan berubah-ubah lagi ya?” kata Ara, sapaan akrabnya Maruarar.
Sementara 268 unit RTLH sisanya akan dimulai pada hari lahir Jakarta ke-498 tahun di pertengahan tahun 2025. “Kami siap pada saat ulang tahun Jakarta, 22 Juni (2025),” timpal Arifin.
Baca Juga
Respons Rosan soal Permintaan Maruarar agar Danantara Dukung Program Perumahan
Sekadar informasi, Yayasan Buddha Tzu Chi telah berkomitmen melakukan renovasi sebanyak 500 unit RTLH di Jakarta. Dimulainya renovasi ditandai lewat pemindahan warga dari rumahnya ke kontrakan sementara, dengan biaya kontrakan yang ditanggung oleh Yayasan Buddha Tzu Chi.
Pada kesempatan yang sama, Aguan mengatakan anggaran renovasi tersebut adalah Rp 30 - 50 juta per unit. “Kalau untuk direnovasi, budget-nya Rp 30 - 50 juta,” ungkap Aguan.
Sementara secara total, Yayasan Buddha Tzu Chi akan merenovasi sebanyak 1.500 unit rumah, dengan rincian 500 unit rumah di Jakarta, 500 unit di Banten, dan 500 unit di Jawa Barat.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Maruarar mengatakan, renovasi sebanyak 700 unit RTLH di Kecamatan Johar Baru akan dilaksanakan pada Selasa (15/4/2025).
“Hari Selasa (15/4/2025), kita mulai melakukan bedah rumah, renovasi rumah yang di Johar Baru. Dengan 500 (rumah) dari Buddha Tzu Chi, Pak Aguan CS. Dan 100 – 200 (rumah) dari Kadin (Kamar Dagang dan Industri),” kata Ara, sapaan akrab Maruarar, beberapa waktu lalu di Kantor Kementerian PKP, Wisma Mandiri 2, Jakarta Pusat.
Ara turut menyampaikan, pihaknya juga berencana membedah RTLH di Provinsi Jawa Barat dan Banten. “Kemudian saya akan bergerak ke Jawa Barat dan Banten, untuk CSR (corporate social responsibility) itu kan semuanya tidak ada yang menggunakan uang negara, semuanya dengan memakai (uang) perusahaan,” pungkas dia.

