Rusia dan Indonesia Berpotensi Kerja Sama di Bidang Energi dan Pertambangan
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar pertemuan dengan Federasi Rusia di gedung AA Maramis, Jakarta, Selasa (15/4/2025). Kerja sama di bidang energi dan pertambangan berpotensi untuk dikembangkan kedua negara.
Dalam pertemuan yang berlangsung, hadir Wakil Perdana Menteri I Rusia Denis Manturov dan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov. Pertemuan itu sebagai bentuk penjajakan kerja sama bilateral dan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.
“Rusia sebagai federasi adalah mitra strategis bagi Indonesia. Data statistik menunjukkan perdagangan dan sektor investasi kedua negara meningkat secara signifikan,” kata Airlangga.
Mengawali sambutannya, Airlangga mengatakan penjajakan kerja sama telah membahas banyak sektor di antaranya energi, infrastruktur, pertambangan, penanganan bencana kebakaran, dan berbagai inisiatif penting lainnya.
“Di bidang ekonomi, Indonesia berkomitmen membuka dan bergabung dengan pasar investasi,” kata dia.
Dalam kesempatan itu, Indonesia juga menyampaikan apresiasi atas keanggotaan BRICS. “Wakil Perdana Menteri menyampaikan bahwa Indonesia adalah salah satu anggota yang paling cepat bergabung di BRICS, termasuk sebagai anggota termuda di NDB,” ujar dia.
Baca Juga
Pertemuan Wakil PM Rusia dan Prabowo Bahas Kerja Sama Strategis
Dihubungi terpisah, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi mengungkapkan pembahasan dengan Rusia belum spesifik.
“Kita hanya memperluas hubungan kerja sama saja sama mereka dan ini bagian dari proses yang sudah disiapkan sejak lama,” kata Edi.
Sebagai bentuk respons kerja sama, rencananya Presiden Prabowo Subianto akan mengajukan permohonan tertulis untuk membawa delegasi budaya ke St. Petersburg, Rusia.
Baca Juga
James Riady: Indonesia Punya Potensi Besar Jadi Tujuan Investasi Rusia

