Indosat (ISAT) Gunakan AI untuk Optimalkan Jaringan Selama Mudik Lebaran
JAKARTA, investortrust.id - Jelang mudik Lebaran 2025, Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT) memperkuat jaringan telekomunikasi dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Langkah ini bertujuan memastikan kebutuhan komunikasi pelanggan dapat terpenuhi dengan optimal.
Dengan bantuan AI, ISAT mengeklaim mampu memprediksi lonjakan trafik serta mempercepat penanganan gangguan jaringan. Teknologi ini juga membantu mengurangi downtime dan memastikan konektivitas yang lebih stabil bagi pelanggan.
Baca Juga
Indosat (ISAT) Berikan Modal Usaha kepada Ratusan Marbut di Seluruh Indonesia
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menegaskan pentingnya AI dalam strategi transformasi digital perusahaan. "AI tidak hanya mendukung kami meningkatkan pengalaman digital pelanggan, tetapi juga menjadi fondasi dalam perjalanan Indosat menuju AI Native TechCo," ujar Vikram dalam keterangan resminya, Rabu (26/3/2025).
Sebagai bagian inovasi, ISAT menghadirkan Intelligent Network for Innovative and Transformational Experience (Infinite) by Indosat. Sistem operasi jaringan ini didukung AI dan cognitive learning, sehingga pelanggan dapat menikmati komunikasi lebih cepat, aman, dan stabil di mana pun berada.
Baca Juga
Indosat Pastikan Jaringan Lancar di Jalur Mudik, Trafik Diprediksi Naik 14,6%
Selain meningkatkan kualitas jaringan, ISAT berinvestasi dalam ekosistem AI nasional. Bersama Nvidia dan Accenture, perusahaan mengembangkan full stack sovereign AI untuk memastikan bahwa teknologi AI berkembang secara mandiri di Indonesia.
Melalui AI factory dan inisiatif, seperti graphics processing unit (GPU) Merdeka, ISAT menyediakan solusi AI bagi startup hingga institusi pemerintahan. Selain itu, perusahaan menargetkan pelatihan AI bagi 1 juta talenta digital hingga 2027 sebagai bagian komitmen membangun masa depan teknologi Indonesia. “Kami ingin membangun AI yang dikembangkan di Indonesia, oleh orang Indonesia, dan untuk Indonesia,” tutup Vikram.

